Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series
Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu
7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya
Kenapa Tikus Suka Bersarang di Mesin Mobil, dan Cara Mengusirnya untuk Selamanya
Dua Seniman Indonesia Raih Grand Prize MR.D.I.Y. Regional Art Competition 2026
3 Suplemen yang Diam-Diam Bisa Mengganggu Tidur, Salah Satunya Sering Dikonsumsi
MK Sudah Putus, Drama Ijazah Gibran Belum Tamat
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?
Peneliti AS Kembangkan Permen Karet Menyehatkan, Mampu Menjebak Virus Covid (Foto: Pete Alexopoulos/Unsplash)
Dream - Para peneliti di Amerika Serikat dilaporkan telah mengembangkan permen karet unik yang tidak hanya enak dikunyah tapi memiliki manfaat kesehatan luar biasa.
Meski masih bersifat eksperimental alias percobaan, permen karet tersebut diklaim mampu menjebak partikel SARS-CoV-2 dalam air liur. Alhasil upaya membatasi penularan virus yang dilakukan banyak negara bisa berhasil.
Penelitian ini dilakukan para ilmuwan di School of Dental Medicine di University of Pennsylvania. Mereka mengembangkan jenis permen karet khusus yang dapat meminimalkan penularan dan infeksi virus SARS-CoV-2.
Menurut sebuah makalah yang baru-baru ini diterbitkan dalam Biomaterials Journal, permen karet eksperimental itu mengandung salinan protein ACE2 yang ditemukan pada permukaan sel.
Protein ACE2 inilah yang digunakan virus corona untuk menjebol pertahanan sel dan menginfeksinya sehingga orang menderita Covid-19.
Dalam percobaan tabung reaksi, para peneliti menemukan bahwa partikel virus dari varian Delta atau Omicron menempel pada 'reseptor' ACE2 dalam permen karet.
Proses tersebut menyebabkan viral load atau kandungan virus dalam air liur penderita Covid-19 turun ke tingkat yang tidak terdeteksi.

" Karena penularan melalui hidung tak signifikan jika dibandingkan melalui mulut, mengunyah permen karet ACE2 dan menelan protein ACE2 seharusnya bisa meminimalkan infeksi, melindungi pasien COVID-19, dan mencegah penularan," kata pemimpin penelitian, Dr. Henry Daniell.
Permen karet yang disebut sebagai 'perangkap virus' oleh para peneliti ini mengandung protein ACE2 yang dihasilkan sel selada yang direkayasa.
Tetapi permen karet jenis kedua yang mengandung protein ACE2 dari bubuk kacang ternyata lebih ampuh daripada yang terbuat dari sel selada.
Permen karet jenis kedua tersebut mampu menjebak strain influenza, virus corona yang menyebabkan flu biasa, dan virus mulut lainnya.
Namun jangan keburu senang dulu. Permen karet percobaan ini belum menjalani uji klinis sehingga tidak bisa diproduksi secara massal.
Tetapi para peneliti sudah berencana melakukan uji klinis permen karet ACE2 ini. Nantinya, tiap pasien COVID-19 akan mengunyah empat tablet permen karet ACE2 setiap hari, selama empat hari.
Jika uji klinis terbukti layak, para peneliti yakin bahwa permen karet ACE2 akan menjadi aset penting dalam perang melawan pandemi yang sedang berlangsung.
Sumber: OdditiyCentral
Advertisement
Kasus Ijazah Gibran, Sudah Selesai atau Belum?

Menilik 5 Green Movement Seru di Synchronize Festival

Deal Lepas 10,08 Miliar, Low Tuck Kwong Tambah Porsi Lego Saham Bayan Resources ke Jhonlin Baratama

IHSG Dibuka Menguat, Investor Pantau Laporan Cadev RI

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA, Tapi Tak Bisa Batalkan Status Wapres


Kenapa Pekerjaan Baru di Usia 30-an Bisa Membuat Kita Merasa Bodoh Lagi?

Setir Mobil Tiba-Tiba Berat Diputar? Ini 4 Penyebab dan Cara Mengeceknya


Pepaya vs Mangga, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah dan Pencernaan?

Huawei Gandeng LinkAja, Pembayaran QRIS Bisa Lewat Smartwatch HUAWEI WATCH GT 7 Series

Gandeng Bilal Indrajaya, Lyodra Beri Pesan Tak Menyerah pada Album Terkunci Di Kamu

7 Jenis Tanaman yang Bisa Mengundang Ular ke Halaman Rumah, Bukan karena Baunya