Dua Hotel Jadi Kluster Baru Covid-19 Akibat Tamu Berhubungan Intim

Reporter : Razdkanya Ramadhanty
Selasa, 14 Juli 2020 08:00
Dua Hotel Jadi Kluster Baru Covid-19 Akibat Tamu Berhubungan Intim
Peningkatan tersebut dipicu para pekerja kontrak tidak mengikuti protokol kesehatan saat mengkarantina orang-orang dari kedatangan luar negeri

Dream - Dua hotel di Australia dilaporkan menjadi klaster baru Covid-19. Hal ini terjadi lantaran pengelola hotel dan pengunjung tak mengindahkan ketentuan untuk tetap waspada dengan virus Corona. Salah satunya adalah banyak tamu hotel berhubungan intim dengan staf hotel saat masa lockdown.

Lonjakan kasus baru virus corona di Negara Bagian Victoria tersebut diduga akibat perilaku staf dan tamu hotel tersebut.

Peningkatan tersebut dipicu para pekerja kontrak tidak mengikuti protokol kesehatan saat mengkarantina orang-orang dari kedatangan luar negeri, bahkan berhubungan seks dengan mereka.

1 dari 4 halaman

Perdana Menteri Negara Bagian Victoria, Daniel Andrews, pada Kamis 2 Juli 2020 mengumumkan, pemerintah setempat telah menganggarkan 3 juta dollar AS (Rp43,1 miliar) untuk menggelar penyelidikan terkait kasus ini.

Sebelumnya dia telah menyampaikan, beberapa kasus baru Covid-19 pada akhir Mei dan awal Juni dapat dikaitkan dengan “ pelanggaran aturan program karantina hotel”.

Pihak berwenang juga telah memerintahkan sejumlah hotel di seluruh negeri menjadi bagian dari kontrol ketat di perbatasan, demi mengendalikan penyebaran virus corona.

Siapa pun yang tiba di Australia harus melakukan karantina wajib 14 hari di fasilitas yang dikelola pemerintah.

 

2 dari 4 halaman

Hanya warga negara Australia dan penduduk tetap yang diizinkan masuk ke dengan beberapa pengecualian.

Stasiun tv pemerintah Australia ABC melaporkan, 31 kasus terkait dengan hotel Stamford Plaza di Melbourne, sedangkan kasus-kasus lainnya terkait dengan hotel Rydges on Swanston, yang juga berlokasi di ibu kota negara bagian itu.

“ Sangat jelas bahwa apa yang terjadi di sini benar-benar tidak dapat diterima dan kita perlu tahu persis apa yang terjadi,” ujar Andrews dikutip dari CNN, dilansir dari Terkini.id, Senin 13 Juli 2020.

3 dari 4 halaman

Penjaga Keamanan Cuma Dilatih 5 Menit

Menurut 9News yang berafiliasi dengan CNN, dugaan pelanggaran yang terjadi termasuk klaim beberapa staf melakukan hubungan seks dengan para tamu yang diisolasi dan kurangnya pelatihan para penjaga.

Seorang penjaga keamanan yang dikontrak hotel mengaku hanya menerima pelatihan 5 menit sebelum memulai pekerjaan.

Kemudian dalam wawancara dengan Channel Seven yang juga berafiliasi dengan CNN pada Kamis 2 Juli 2020, Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt mengatakan, “ Ada dua kasus di mana tampaknya ada pelanggaran dengan konsekuensi besar.”

4 dari 4 halaman

“ Kami akan mendesak pihak berwenang Victoria untuk mencatat mereka jika ada orang-orang atau perusahaan yang berperilaku tidak tepat,” imbuhnya.

Lonjakan kasus Covid-19 terjadi di Victoria dalam beberapa pekan terakhir, yang mendorong pemerintah setempat untuk memberlakukan aturan lockdown baru di beberapa wilayah Melbourne.

Andrews mengatakan, program karantina juga telah diatur ulang di bawah pengawasan otoritas pengawas penjara negara bagian itu.

(Sah, Sumber: CNN.com)