Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Matahari Di Atas Kabah (Instagram @infobmkg)
Dream - Sore ini, matahari akan berada tepat di atas Kabah di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. Peristiwa ini akan berlangsung selama dua hari, mulai 14 hingga 16 Juli 2020.
Umat Islam dapat memanfaatkan momen ini untuk memastikan dan membenahi arah kiblat. Aktivitas ini dapat dilakukan pada sore nanti.
" Peristiwa tersebut hanya berlaku untuk Indonesia bagian Barat dan Tengah bagian Barat," demikian keterangan Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika di akun Instagram resmi @infobmkg.
Menurut BMKG, peristiwa alam ini terjadi setahun dua kali untuk Indonesia barat dan tengah bagian barat, yaitu pada 27-28 Mei pukul 16.18 WIB (17.18 WITA) serta 14-16 Juli pada pukul 16.27 WIB (17.27 WITA).
Sedangkan untuk Indonesia tengah bagian tengah dan timur serta Indonesia timur, aktivitas mengecek arah kiblat dapat dijalankan ketika matahari berada di antipoda Kabah atau sebalik arah Kabah.
" Terjadi setiap 16 Januari pukul 06.29 WIT dan 28 November pukul 06.09 WIT," demikian pernyataan tersebut.
Untuk mengecek arah kiblat, berikut langkah yang perlu dijalankan.
1. Sesuaikan jam yang akan digunakan untuk kalibrasi arah kiblat dengan jam atom BMKG di jam.bmkg.go.id atau ntp.bmkg.go.id.
2. Gunakan alat yang bisa didirikan tegak lurus dengan tanah datar. Bisa berupa bandul yang digantung, tiang pancang, atau dindin bangunan yang benar-benar tegak lurus.
3. Proses kalibrasi dijalankan selama lima menit sebelum 16.27 WIB hingga lima menit sesudahnya.
4. Perhatikan arah bayagan yang terjadi pada alat kalibrasi arah kiblat.
5. Tarik garis dari ujung bayangan hingga ke posisi alat. Garis tersebut adalah arah kiblat yang sudah dikalibrasi dengan posisi matahari tepat di atas Kabah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya