Ilustrasi (Foto: Harian Metro)
Dream - Baru-baru ini para pekerja proyek di lokasi pembangunan MRT Bandar Malaysia Selatan dekat Sungai Besi dikejutkan dengan ledakan bom.
Setelah diselidiki, insiden yang terjadi pada jam 5 petang waktu setempat itu ternyata berasal dari bom tua peninggalan Perang Dunia II.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Kepala polisi Kuala Lumpur Datuk Amar Singh Ishar Singh setelah melakukan Unit Polis Forensik melakukan penyelidikan di tempat kejadian perkara.
" Itu adalah bom tua peninggalan Perang Dunia II. Bom itu tiba-tiba meledak saat pekerjaan konstruksi sedang berlangsung," katanya.
© Dream
Dalam tragedi tersebut, setidaknya tiga pekerja di lokasi tersebut mengalami luka parah dan dua di antaranya kakinya putus.
Sementara itu, perusahaan kontraktor pembangunan MRT, MC-Gamuda KVMRT (T) Sdn Bhd, dalam sebuah pernyataan membenarkan kejadian tersebut.
Mereka mengatakan tiga dari pekerja konstruksi saat ini berada dalam kondisi stabil di rumah sakit.
Sebagai catatan, Bandar Malaysia Selatan adalah satu dari 11 stasiun bawah tanah yang memiliki rute Sungai Buloh-Serdang-Putrajaya.
(Sumber: siakapkeli.my)