Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan Persetujuan Protokol Uji Klinik (PPUK) untuk Vaksin Merah Putih hasil pengembangan Universitas Airlangga dengan PT Biotis Pharmaceutical Indonesia. Dokumen ini dikeluarkan setelah BPOM menjalankan inspeksi dan pemantauan terhadap fasilitas uji yang terdapat pada RSDS dr Soetomo yang akan menjadi lokasi uji klinik untuk tahap 1 dan 2.
" Berdasarkan itu semua, BPOM menerbitkan PPUK Vaksin Merah Putih yang dikembangkan peneliti Unair dan Biotis," ujar Kepala BPOM, Penny K Lukito, dalam konferensi pers disiarkan kanal Badan POM.
Penny mengatakan hasil studi praklinik dan non-klinik membuktikan keamanan vaksin dan dapat ditoleransi. Tidak terjadi kematian maupun kelainan di hewan objek uji praklinik.
Dari sisi imunogenesitas, muncul respon imun dengan pembentukan antibodi pada tubuh hewan usai pemberian vaksin. Seluruh proses ini, kata Penny, mendapat pendampingan dari BPOM.
" Mulai dari seed vaksin, pengembangan pada laboratorium pra klinik, hewan uji, scalling up dari skala lab, jadi upstream sampai downstream, kemudian formulasi dan fill and finish mulai bahan baku sampai produk jadi," kata Penny.
Saat uji klinik, vaksin akan diberikan kepada tiga kelompok dengan dosis berbeda. Uji klinis tahap 1 digelar pertengahan Februari 2022, dilanjutkan dengan uji klinis tahap 2.
Untuk uji klinis tahap 3 dijadwalkan April 2022. Diperkirakan uji klinis tahap 3 ini selesai Juni 2022, kemudian didapat hasil interim penelitian.
" Setelah diproses hasil interim itu dapat berproses ke BPOM dan mendapatkan persetujuan Emergency Use Authorization kira-kira pertengahan Juli 2022," kata Penny.
Penny menjelaskan Vaksin Merah Putih yang dikembangkan Unair dan Biotis menggunakan platform inactivated virus.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya