Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bus Pariwisata Alami Kecelaan Maut Di Bantul (Merdeka.com)
Dream - Kecelakaan maut menimpa satu unit bus pariwisata. 13 orang tewas dalam kecelakaan tunggal tersebut.
Insiden itu terjadi pada Minggu, 6 Februari 2022 pukul 14.00 WIB. Lokasi kejadian berada di Jalan Imogiri-Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, tepatnya di bawah Bukit Bego.
Kapolres Bantul, Ajun Komisaris Besar Ihsan, mengatakan bus dengan pelat nomor AD 1507 EH ini berisi penumpang yang akan berwisata ke Kabupaten Sleman dan Bantul. Saat kejadian, bus sedang dalam perjalanan menuju tempat wisata Tebing Breksi di Mangunan, lalu ke Pantai Parangtritis.
" Saat sampai di tanjakan Bukit Bego, bus sebenarnya tidak kuat, penumpang sempat diturunkan," ujar Ihsan.
Setelah penumpang turun, kata dia, bus dapat menanjak dengan pelan. Usai melampaui tanjakan, penumpang kembali naik bus.
Malang terjadi saat jalanan menurun. Diduga bus mengalami masalah pada sistem pengereman sehingga oleng saat melaju turun.
" Kemudian bus menghantam tebing di sisi utara," kata Ihsan.
Total terdapat 57 orang dalam bus tersebut, termasuk sopir dan kernet. 13 orang meninggal dan 44 lainnya luka akibat kecelakaan itu.
" 4 orang meninggal dunia di tempat, sementara 0 orang meninggal baik dalam perjalanan maupun saat dirawat di rumah sakit.
Seluruh korban dilarikan ke tiga rumah sakit. Ketiganya yaitu RSUD Panembahan Senopati, RS PKU Muhammadiyah, dan RS Nur Hidayat.
" Akan kami lakukan olah tkp dan melakukan penyelidikan terhadap kecelakaan ini," ucap Ihsan.
Menurut Ihsan, bus tersebut dikemudikan Ferianto, 35 tahun, asal Sukoharjo, Jawa Tengah. Sopir juga meninggal dalam insiden itu.
" Sopir teridentifikasi meninggal dunia di RSUD Panembahan Senopati," kata dia.
Sementara penumpang bus tersebut adalah karyawan perusahaan konveksi di Sukoharjo beserta keluarga yang sedang wisata dalam rangka family gathering. Ada tiga tujuan yang dijadwalkan dikunjungi yaitu Tebing Breksi, Hutan Pinus Mangunan, serta Pantai Parangtritis.
" Ada dua rombongan bus. Bus pertama sudah duluan ke tujuan Hutan Pinus Mangunan. Sementara bus kedua yang kecelakaan ini," kata Ihsan.
Insiden kecelakaan ini juga ditangani Polda DIY. Ditlantas Polda DIY menerjunkan tim Traffic Accident Analysis (TAA) untuk menggelar penyelidikan terkait penyebab kecelakaan secara saintifik.
" Nantinya tim bisa memberikan animasi proses penyebab kecelakaan," terang Wadirlantas Polda DIY, AKBP Hendra Gunawan.
Menurut Hendra, selain dengan Polres Bantul, Ditlantas Polda DIY juga akan melibatkan Korlantas Polri. Tim Korlantas Polri dijadwalkan tiba hari ini.
" Dadari Kakorlantas Polri juga akan hadir melakukan inspeksi kejadian kecelakaan itu supaya hasilnya komprehensif sehingga mengetahui penyebab kecelakaan itu," kata Hendra, dikutip dari Merdeka.com.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya