Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jajaran Polresta Malang Sujud Massal: Minta Maaf Ke Korban Dan Keluarga
Dream - Tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan 131 nyawa melayang masih menyisakan duka bagi banyak orang.
Sepuluh hari usai kejadian memilukan itu, Polresta Malang Kota menyampaikan maaf atas tragedi di Stadion Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 tersebut.
Bahkan seluruh jajaran polisi di Polrestas Kota Malang melakukan aksi bersujud untuk meminta maaf.
" Mohon ampun kami kepada-Mu ya Rabb atas peristiwa yang terjadi pada 1 Oktober silam," tulis Polresta Malang Kota melalui akun Twitter-nya @polrestamakota, Senin 10 Oktober 2022.
" Tak lupa permohonan maaf juga kami haturkan kepada korban dan keluarganya beserta Aremania Aremanita. Kabulkan doa kami, ya Rabb," imbuhnya.
Pada unggahan itu, Polresta Malang Kota juga menyematkan foto jajaran kepolisian yang bersujud di halaman kantor mereka.

Aksi sujud massal itu dipimpin oleh Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto, dan personel saat apel pagi di halaman Polresta Malang Kota, Senin 10 Oktober 2022.
Cuitan tersebut sontak mengundang berbagai respons dari warganet. Kendati sudah bersujud, banyak warganet yang menyayangkan keterlambatan permohonan maaf yang baru disampaikan 10 hari setelah kejadian.
" Memohon maaf tidaklah cukup, harus disertai dengan mundurnya para petinggi kalian sebagai wujud peduli dan tanggung jawab terhadap nyawa manusia..Terutama yang memerintahkan penembakan gas air mata,yang katanya diperintahkan oleh 2 perwira polisi,yg ada di stadion saat kejadian.."
" Tindakan diatas lebih mulia dibanding supporter yg sampe skrg belum ada permintaan maaf."
" Harus satu dunia yang bicara dulu baru minta maaf, itu juga krena katanya di malang su macam ayam sayur.. tidak ad yg berani jalan sendiri2 dgn seragam.. Ditunggu juga permintaan maaf dri kapolda jatim dan kapolri."
" Tapi sya tetap apresiasi..krn jarang2 macam begini minta maaf 😁."
Mohon ampun kami kepada-Mu ya Rabb atas peristiwa yang terjadi pada 1 Oktober silam.🥀
Tak lupa permohonan maaf juga kami haturkan kepada korban dan keluarganya beserta Aremania Aremanita.
Kabulkan doa kami, ya Rabb.🙏🏼#PresisiMengabdiMelayani pic.twitter.com/XaVIwaDI91— Polresta Malang Kota (@polrestamakota)October 10, 2022
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya