Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
WFH Jadi Tantangan Tersendiri Bagi Pria Ini. (Foto: Sin Chew Daily)
Dream - Beberapa negara menerapkan lockdown atau yang di Indonesia disebut dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19.
Selama lockdown ini, warga masyarakat melakukan semua aktivitas dari rumah dan dianjurkan tidak keluar. Semua kantor juga diimbau untuk mengizinkan para karyawannya bekerja dari rumah.
Bagi sebagian orang, bekerja dari rumah atau istilah kerennya WFH (Work from Home) dianggap hal yang menyenangkan. WFH memberi peluang bagi karyawan untuk berkumpul bersama keluarga.
Namun bagi pria di Thailand ini, WFH justru memiliki tantangan tersendiri jika dibandingkan dengan bekerja di kantor.
Melalui postingan istrinya di Facebook, dia membagikan suasana WFH di rumahnya.
Rupanya dia merasa terganggu dengan ulah putri kecilnya selama menjalankan WFH.

Putrinya ternyata tak bisa diam. Selain ruangan kerjanya jadi berantakan, putrinya selalu mengganggunya yang sedang bekerja di rumah menggunakan laptop.
Untuk 'mendiamkan' putrinya, pria itu memutuskan untuk mengikatnya menggunakan lakban di atas lantai.
Putrinya yang dperkirakan berusia 2 atau 3 tahun tampak ditidurkan di lantai. Dengan bantal sebagai penyangga kepalanya, putrinya terlihat tenang.

Sekarang, dia tidak bisa bergerak dan mengganggu ayahnya yang sedang bekerja dari rumah.
Dalam postingannya, ibunya menulis 'Ibu sedang memasak, ayah bekerja, anak perempuan ini tiduran di ruang keluarga'.
Ternyata banyak hal lucu yang dilakukan warga selama lockdown ini. Semoga dia tidak terus dilakban seperti itu ya.
Kamu mungkin bisa sepakat atau tidak dengan cara orang tua itu memperlakukan anaknya. Tapi jika melihat sepintar raut wajahnya, putri pria tersebut seperti tidak keberatan dan bahkan tampak menikmatinya.
(Sah, Sumber: World of Buzz)
Dream - Prosesi pernikahan memang selalu ingin diingat oleh setiap orang. Sehingga semua pengantin mengabadikan momen sakral itu dengan foto maupun video.
Namun, ada saja kejadian yang enggak terduga saat fotografer akan mengambil gambar. Salah satunya seperti yang terlihat dalam foto berikut ini.
Akun Facebook Kelab Info Malaysia mengunggah dua buah foto saat pasangan pengantin asal Malaysia 'menyakiti' anak kecil di hari pernikahan mereka.
Meski sang bocah terlihat benar-benar kesakitan, bukan berarti sang pengantin sengaja melakukannya, ya. Kejadian ini jelas-jelas tak disengaja. Ini sebagai catatan.
Dalam foto itu terlihat seorang anak kecil dengan ekspresi menahan rasa sakit setelah jari-jarinya di tangan kanan tak sengaja tertindih lutut pengantin pria.
Saat kejadian itu, pengantin pria tampak sedang memeluk seorang wanita yang diduga adalah ibunya.
Saking terhanyut dalam nuansa haru, si pengantin tak sadar lututnya telah menindih tangan bocah laki-laki yang berusaha menahan teriakan kesakitan.
Momen menggelikan ini terekam kamera fotografer dari shooterpixtures sebelum akhirnya diunggah ke Facebook dan menjadi viral.
Ada pun pada foto selanjutnya, tangan anak tersebut telah bebas dari 'tekanan' dan segera meniup-niupnya agar rasa sakitnya hilang.
Warganet merasa terhibur sekaligus ikut merasakan kesakitan yang ditanggung anak tersebut.
(Sumber: Facebook.com/Kelab Info Malaysia)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya