JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha
Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
Cara Menyiapkan Mental Sebelum Melakukan Downsizing atau Downgrading, Hal Apa yang Harus Jadi Prioritas?
5 Latihan Tanpa Beban yang Bisa Membantu Membentuk Otot Setelah Usia 50 Tahun
6 Pelajaran Hidup Gen Z yang Perlu Dipelajari Oleh Generasi yang Lebih Tua, Bantu Hidup Lebih Tenang
Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
Ren Lu You, Pria Pencari Pasar (businessinsider.com)
Dream - Setelah 30 kali gagal kencan selama 10 bulan terakhir, seorang pria bujang asal Alabama, AS membuat sayembara unik.
Pria bernama Ren Lu You itu menawarkan hadiah US$ 10 ribu atau sekitar Rp 133 juta kepada siapa pun yang bisa mencarikan pacar untuknya.
Ren, 29 tahun, mengaku bujang asal Birmingham, Alabama dan saat ini sedang mencari pacar yang serius.
Terkait latar belakang pekerjaannya, Ren mengklaim dia cukup mapan. Setelah lulus dari universitas bergengsi Universitas Harvard, Ren kini bekerja di bidang keuangan.
Untuk menunjukkan keseriusan mencari pacar, Ren membuat situs kencan pribadi dateren.com. Di situs tersebut peserta sayembara bisa memasukkan data wanita yang diusulkan kencan dengan Ren.
Syarat mendapat hadiah dari Ren cukup mudah. Ren dan calon wanita yang akan dijadikan pacarnya bisa bertahan bersama Ren minimal enam bulan.
Hadiah tidak akan diberikan jika yang memasukkan data adalah wanita yang menjadi calon pacar Ren.
Alasan lain Ren membuat sayembara ini karena selama menggunakan situs kencan online, dia tidak menemukan sosok wanita yang cocok.
" Aku sudah melakukan berbagai upaya mencari pacar. Mulai dari metode yang biasa seperti dikenalkan teman hingga keluar-masuk situs kencan online," kata Ren kepada Business Insider tentang upaya kencannya yang selalu gagal.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

JK di NIU: Transisi Energi Hijau Tak Mudah, Butuh Koloborasi Pemerintah dan Dunia Usaha

Jarang Minum Air Putih Setelah Bangun Tidur? Ini 6 Dampaknya bagi Tubuh
