7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Cek Fakta: Menusuk Jari Untuk Pertolongan Pertama Penderita Stroke (Shutterstock)
Dream - Beredar informasi di media sosialyang mengklaim penanganan pertama pada penderita stroke adalah dengan menusuk ujung jari dengan jarum.
Dalam postingan yang beredar di Facebook itu, seorang pria tampak sedang menjelaskan penanganan stroke yang pertama adalah dengan menusuk dengan jarum pada ujung-ujung jari agar darah keluar dan stroke tidak jadi.
Video itu disertai narasi " Wajib tau...pertolongan pertama pada gejala stroke."

Lalu benarkah video yang mengklaim penanganan pertama pada gejala stroke adalah dengan menusuk ujung jari dengan jarum?
Dilansir dari cek fakta liputan6.com, klaim pertolongan pertama penderita stroke dengan menusuk ujung jari dengan jarum adalah keliru.
Dokter spesialis saraf dari Fakultas Kedokteran Unika Atmajaya, Dr.dr. Yuda Turana, Sp.S, mengatakan tindakan tersebut justru akan memperparah dampak stroke.
" Tidak benar klaim tersebut. Bahkan respons nyeri akibat tusukan jarum dapat meninggikan tekanan darah yang berisiko memperburuk stroke," ujar .
Selain itu ada juga penjelasan dari dr. Dicky Armein Hanafy, SpJP (K),FIHA. Dokter spesialis jantung dari RS Harapan Kita itu menjelaskan bahwa klaim menusuk ujung jari untuk penanganan pertama gejala stroke tidak benar.
" Tidak ada gunanya sama sekali. Bahkan ada risiko infeksi, apalagi jika jarumnya tidak steril atau bersih. Keluarga harus langsung membawanya ke RS untuk mendapatkan pertolongan," ujarnya.
Sementara itu, dalam artikel dari Alodokter.com, dr. Devika Yuldharia menjelaskan bahwa klaim tersebut adalah hoaks.
" Mengenai informasi yang banyak beredar mengenai pertolongan pertama stroke dengan menusuk jarum dan memencet agar darah keluar adalah hoaks," ujar dr. Devika.
" Menusuk jari dan telinga ataupun bagian tubuh lain dengan jarum tidak akan menyembuhkan stroke ataupun membuat sumbatan darah menghilang. Penusukan jari dengan jarum pada penderita stroke tidak ada manfaatnya," imbuhnya.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?