Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi Rumah Diganggu Ketukan Pintu Tanpa Salam Dari Jam 10 Sampai 4 Subuh. (Foto: Dream)
Dream - Bunyi ketukan pintu yang kuat hingga mengejutkan penghuni rumah di beberapa kampung sekitar Sabak Bernam, Selangor, Malaysia, sejak beberapa hari lalu masih menjadi teka-teki.
Misteri itu bahkan menjadi perbincangan hangat netizen di Facebook sehingga menarik perhatian seorang wanita, untuk membagikan pengalaman seram yang pernah dialaminya selama tinggal di sekitar Sabak Bernam.
Wanita bernama Nur Rabitahani Basroh itu menetap di Kampung Kemboja, Sepintas, sejak enam tahun lalu. Dia sering diganggu dengan bunyi pintu rumah diketuk tanpa salam sejak tiga bulan lalu.
" Sebenarnya misteri ini bukan hal yang baru bagi saya. Pintu rumah saya sering diketuk tiga kali tanpa salam sejak tiga bulan lalu.
" Waktu itu pukul 10 malam. Saya tinggal sendirian dengan anak-anak. Bukan saja pintu rumah diketuk, pagar rumah juga dipukul hingga seperti mau roboh," kata Rabitahani mengawali ceritanya.
Sekarang, Rabitahani lebih terkejut lagi karena misteri itu ternyata juga mengganggu hampir seluruh warga di Sabak Bernam. Menurut Rabitahani, gangguan itu mulai datang pukul 10 malam sampai 4 pagi.
Kata Rabitahani, gangguan itu mulai menguat selepas Maghrib, dan berangsur-angsur melemah ketika menjelang Subuh.
Menurut ibu lima anak ini, beberapa menit setelah bunyi ketukan, dia juga mendengar suara orang menangis merintih, seolah-olah meminta pertolongan.
" Selang beberapa menit pintu rumah diketuk, saya mendengar bunyi suara menangis mendayu-dayu, seolah-olah meminta tolong di dekat jendela ruang tamu.
" Waktu itu saya menggigil ketakutan, tak berani berbuat apa-apa. Kaca jendela saya kebetulan tidak ada gorden, tapi saya tidak melihat apa-apa," katanya.
Tidak lama kemudian, Rabitahani memberanikan diri untuk membuka pintu rumah. Saat itu dia tidak melihat sesuatu yang aneh di luar rumahnya.
Dia juga tidak melihat ada bekas telapak kaki. Meski begitu Rabitahani tetap merasa seram dan merinding.
Keesokan paginya, Rabitahani bercerita tentang kejadian menyeramkan yang dialaminya malam tadi kepada tetangganya.
Tapi betapa kagetnya Rabitahani ketika tetangganya melarang dia keluar meski ada yang mengetuk pintu dan mendengar suara orang menangis malam-malam.
" Dia berpesan agar saya jangan keluar rumah malam-malam. Sebab ada orang di Sepintas sedang menjajal ilmu pocong," katanya.
Sejak insiden yang viral itu, wanita berusia 30 tahun itu bersama anak-anaknya kini bermalam di rumah ibunya di Batu 2, Sepintas.
" Sekarang saya masih takut dan memutuskan untuk tidur di rumah Ibu yang tidak berapa jauh dari rumah saya sejak Jumat.
" Walaupun saya ini tipe wanita yang keras, tapi penakut juga sebab saya sendiri pernah diganggu sebelum ini," katanya.
Rabitahani yang berjualan bunga secara kecil-kecilan juga percaya gangguan misteri itu bukan perbuatan manusia, tapi jin.
" Anak saya berumur tiga tahun selalu sebut pocong. Dia juga selalu bilang 'Mama... di luar ada orang datang'. Padahal waktu itu sudah malam, bagaimana bulu roma saya tidak meremang?
" Saya juga merasa ini kerjaannya pontianak (kuntilanak). Saya kerap dengar bunyi seperti orang berjalan di atas bumbung (atap) setiap malam. Banyak yang bilang kalau gangguan seperti ini kerjaannya pontianak," katanya.
Rabitahani berharap agar misteri tersebut dapat hilang dengan segera supaya penduduk kampung dapat menjalani kehidupan dengan tenteram.
" Saya harap masalah ini dapat diselesaikan secepat mungkin. Sekarang anak-anak saya semua jadi takut walaupun di dalam rumah sendiri.
" Saya juga berencana untuk pindah ke rumah baru bulan depan karena tidak tahan diganggu. Orang yang mengobati saya dulu pernah bilang kalau rumah saya itu tempat jalannya jin," pungkas Rabitahani.
Sumber: mStar.com.my
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam