Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - China menggunakan Facebook dan Twitter untuk menyebarkan disinformasi tentang protes Hong Kong. Upaya itu muncul setelah Facebook dan Twitter mengumumkan rencana untuk mengambil tindakan mengenai manipulasi di platform mereka.
Dilaporkan Vox, pemerintah China atau mereka yang terkait memanipulasi kabar besar-besaran yang sedang berlangsung di Hong Kong.
Twitter mengungkapkan, lebih dari 900 akun asal China menyebar perselisihan politik di Hong Kong. Selain itu ada 200.000 akun yang menjadi bagian dari kampanye spam.
Facebook mengatakan, menemukan tujuh halaman akun, tiga kelompok, dan lima akun yang diyakini terlibat dalam " perilaku tidak otentik yang terkoordinasi" dari China yang berfokus pada Hong Kong.
Lebih dari 15.000 akun mengikuti setidaknya satu halaman dan sekitar 2.200 akun bergabung dengan salah satu grup. Penemuan Facebook didasarkan pada tip dari Twitter.
Pemerintah China memblokir Facebook dan Twitter di negaranya dengan sistem sensor bernama Great Firewall.
Baik Facebook dan Twitter, tidak memberi pengumuman mengenai tindakan ini. Mereka hanya melihat aktivitas mencurigakan yang terjadi di sistem mereka.
Upaya penyebaran disinformasi itu bermula ketika Twitter tidak menerima iklan dalam jumlah besar dari entitas media yang dikendalikan negara.
Komunitas intelijen telah berulang kali memperingatkan tentang potensi ancaman siber di China.
Sebagai contoh, sebuah laporan pemerintah Amerika Serikat tahun ini memperingatkan tentang kemampuan China untuk mengganggu infrastruktur kritis di AS dan kemampuan mata-matanya di dunia maya.
Pada sebuah acara di South Carolina tahun lalu, Direktur Intelijen Nasional, Dan Coats memperingatkan China, seperti Rusia, dapat menimbulkan ancaman dunia maya yang besar, meskipun yang berpotensi sulit ditemukan.
" Berbeda dengan Rusia, China sering menjalankan strateginya dengan cara yang lebih disengaja dan halus yang cenderung menghasilkan lebih sedikit perhatian media dan publik," kata Dan.
Dream - Aktivitas troll di dunia internet begitu marak terjadi. Banyak yang menilai aktivitas ini sebatas candaan di antara satu komunitas di media sosial.
Troll internet adalah aktivitas melontarkan bahan pembicaraan yang dilakukan seseorang. Tujuannya, membangkitkan tanggapan emosional atau kemarahan pengguna lainnya.
Tetapi, aktivitas ini ternyata membawa dampak sangat besar. Bahkan bisa memicu permusuhan dan perkelahian jika sampai diketahui pihak di luar komunitas yang bersangkutan.
Masalah ini juga mendapat perhatian Mufti Federal Malaysia, Zulkifli Mohamad Al Bakri. Dia menilai media sosial merupakan alat komunikasi untuk memudahkan interaksi sesama manusia.
Dikutip dari Siakapkeli, Zulkifli mengatakan merupakan keharusan memanfaatkan media sosial selama tidak melanggar kaidah syariat. Menurut dia, hukum asal segala sesuatu adalah boleh.
Tetapi, berbeda halnya jika media sosial dan internet dimanfaatkan untuk tujuan yang melanggar syariat. Seperti untuk menipu, memancing permusuhan dan perpecahan manusia terutama sesama umat Islam.
" Bahasa gampangnya, troll adalah pergaulan internet yang merujuk pada perbuatan individu yang memicu pertengkaran atau mengalihkan perhatian atau menyebarkan perselisihan di media sosial dengan meyebarkan pesan bersifat provokatid, sarkastik, dan agresif," kata Zulkifli.
Tujuannya, menurut Zulkifli, adalah menghasut pembaca agar memberikan tanggapan secara emosional.
" Pelaku biasanya membuat akun palsu memakai profil korban mereka untuk dijadikan bahan sindiran dan lelucon. Kebanyakan korban adalah orang terkenal terutama ahli politik," terang dia.
Zulkifli menegaskan troll dengan tujuan menghasut hingga menimbulkan kekacauan jelas bertentangan dengan akhlak dan adab Islam. " Bahkan sangat jauh dari sifat seorang mukmin yang beriman kepada Allah SWT dan hari akhir," terang dia.
Dia lalu menjelaskan terdapat beberapa larangan dalam Islam yang jelas dilanggar oleh pelaku troll. Larangan tersebut yaitu mengejek atau menjuluki orang dengan julukan yang buruk seperti tercantum dalam Surat Al Hujurat ayat 11.
Larangan kedua yang dilanggar yaitu menghina, merendahkan, mencaci, dan melaknat saudara sendiri. Selain itu, troll juga melanggar larangan berkhianat, berbohong, menebar fitnah serta mengadu domba.
" Sehingga, perbuatan troll yang mengandung ciri-ciri yang melanggar larangan syariat seperti di atas adalah terlarang dan berdoa. Namun jika dilakukan hanya untuk sindiran tanpa niat menjatuhkan martabat seseorang dan lebih kepada teguran atau nasihat, maka tidak masalah," kata Zulkifli.
(Sah, Sumber: Siakapkeli.my)
Dream - Jaringan internet memang sudah jadi kebutuhan bangi banyak kalangan. Tidak terkecuali untuk anak-anak.
Banyak di antara bocah masa kini yang tergantung dengan sambungan internet. Menonton video di Youtube, main game, hingga chatting, sudah jadi kebiasaan mereka.
Sehingga, banyak orang, termasuk anak-anak, yang merasa tidak nyaman apabila hidup tanpa internet. Seolah kehidupan ini sangat hambar tanpa internet.
Dan, itulah yang ditakutkan oleh bocah dalam video yang diunggah ke Instagram oleh akun @palopo_info berikut ini. Bocah tersebut nangis kejer, dia tak mau diajak mudik ke kampung yang tidak ada jaringan internetnya.
Pada video itu, sang bocah terlihat menangis sejadi-jadinya di luar mobil. Dia tidak mau ikut rombongan keluarga yang sudah menunggu di dalam mobil.
Karena menolak ikut dan terus menangis, maka bocah itu dibopong menuju ke mobil. Namun tangisnya semakin menjadi dan tangannya memegangi pintu mobil menolak masuk.
" Enggak ada jaringan, enggak ada jaringan, teriaknya berulang kali, sambil menangis.
Aksi bocah itupun menjadi tontonan banyak orang. Sejumlah orang di video itu bahkan terdengar tertawa, merasa heran bercampur lucu dengan penyebab tangis anak tersebut.
Video itu juga diunggah oleh akun Instagram lainnya. Banyak warganet yang juga heran melihat bocah yang menangis gara-gara takut tidak mendapat jaringan internet.
Menurut akun @palopo_info, peristiwa ini terhadi di wilayah Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.
View this post on Instagram
A post shared by ππΌππππ ππππ (@palopo_info) on
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam