Waspadai 7 Penyebab Kelahiran Bayi Prematur

Reporter : Siwi Nur Wakhidah
Kamis, 22 Agustus 2019 14:04
Waspadai 7 Penyebab Kelahiran Bayi Prematur
ayi yang lahir prematur biasanya mengalami masalah kesehatan yang kompleks. Lebih baik mencegahnya.

Dream- Bayi yang lahir normal dan sehat menjadi impian setiap ibu. Sayangnya kehamilan dan persalinan tak selalu berjalan mulus.

Ada beberapa kondisi yang menyebabkan bayi lahir prematur. Penyebab ini harus diwaspadai oleh ibu hamil karena sangat berpengaruh ke kesehatan ibu dan janin.

Ketika seorang perempuan dinyatakan positif, urusan kehamilan menjadi fokus utamanya. Mulai dari nutrisi hingga kebutuhan kehamilan lainnya akan dilakukan demi menjaga kesehatan dan

Terkadang, kondisi kesehatan ibu lebih menentukan. Kondisi kesehatan perempuan sebelum mengalami kehamilan menjadi sangat penting dan sangat berpengaruh terhadap perkembangan janin hamil. Oleh sebab itu, menjaga kesehatan organ reproduksi wajib dilakukan setiap perempuan.

Bayi lahir prematur adalah kondisi di mana bayi lahir di saat belum waktunya. Efeknya, organ belum berkembang sempurna dan tak bisa berfungsi optimal. Berat badannya sangat rendah dan memiliki sederet risiko kesehatan jangka panjang. 

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sebelum merencanakan kehamilan, pasangan harus memeriksakan diri ke dokter dan memahami persoalan kehamilan. Termasuk mewaspadai risiko bayi lahir prematur.

1 dari 7 halaman

Penyebab Kelahiran Prematur: Preeklamsia

Salah satu penyebab kelahiran prematur ialah preeklamsia, yaitu kondisi di mana ibu mengalami komplikasi kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan tingginya kadar protein yang ada dalam tubuh ibu.

Berdasarkan dari sebuah penelitian, lebih dari 7 persen kehamilan berpotensi mengalami preeklamsia, dan kondisi ini biasa terjadi pada usia kehamilan lebih dari 4 bulan.

Apabila ibu hamil mengalami tanda-tanda seperti tekanan darah tinggi dan kadar protein yang meninggi, segera lakukan perawatan yang tepat dan memeriksakan diri ke dokter. Penyebab kelahiran prematur ini bisa menyebabkan kematian pada ibu apabila tidak ditangani dengan baik.

2 dari 7 halaman

Penyebab Kelahiran Prematur: Sindrom HELLP

Selain preeklamsia, penyebab kelahiran prematur lainnya ialah sindrom HELLP, yaitu kondisi di mana ibu hamil mengalami rangkaian kejadian dimulai dari H (hemolysis), EL (elevated liver enzyme), dan LP (low platelets count).

Hemolisis ialah kondisi di mana sel darah merah mengalami kehancuran, kondisi ini akan mempengaruhi peredaran oksigen. Setelah itu, ibu akan mengalami elevated liver enzyme, yakni kondisi di mana kadar enzim dalam hati meningkat dan berakibat pada gangguan fungsi hati.

Dan, kejadian terakhir ialah low platelets counts, yaitu kondisi di mana trombosit menurun. Kondisi-kondisi ini biasanya ditandai dengan sakit kepala, mual muntah, bengkak di bagian wajah dan lengan, nyeri, hingga pendarahan.

3 dari 7 halaman

Penyebab Kelahiran Prematur: Rahim dan Serviks yang Abnormal

Selain dua kondisi di atas yang muncul saat hamil, penyebab kelahiran prematur yang satu ini sudah bisa diketahui dan diperkirakan sebelum kehamilan. Kondisi rahim dan serviks yang tidak normal ini menjadi penyebab bayi lahir prematur.

Kondisi yang tidak normal ini biasanya berupa ukuran rahim yang terlalu kecil, atau kondisi serviks yang terus menutup. Kondisi ini seharusnya bisa diperkirakan saat merencanakan kehamilan, sehingga dokter akan memberikan perawatan intensif dan akan mengurangi risiko bayi lahir prematur.

Menjaga kesehatan organ reproduksi menjadi penting dalam kasus iniini, tidak hanya saat mengalami masalah, namun rutin melakukan pemeriksaan.

4 dari 7 halaman

Penyebab Kelahiran Prematur: Infeksi

Kondisi lainnya yang dapat jadi penyebab kelahiran prematur ialah infeksi yang dialami ibu saat hamil. Infeksi yang dapat menyebabkan kelahiran premature biasanya terjadi di bagian alat kelamin. Infeksi ini disebabkan oleh BV atau bakteri vaginosis.

Bakteri ini akan menginfeksi bagian alat kelamin perempuan, dan kerap terjadi ketika mendekati waktu kelahiran. Apabila infeksi ini dibiarkan dan tidak mendapatkan perawatan yang tepat, dapat menyebabkan bayi lahir prematur.

Parahnya lagi, kondisi ini dapat menyebabkan ibu mengalami endometriosis setelah melahirkan.

5 dari 7 halaman

Penyebab Kelahiran Prematur: Riwayat Kehamilan

Penyebab bayi lahir prematur selanjutnya terkait dengan riwayat kehamilan sebelumnya. Bagi perempuan yang sudah pernah mengalami kehamilan prematur, keguguran, dan aborsi, risiko mengalami kelahiran prematur akan lebih tinggi.

Selain itu, perempuan yang sudah mengalami banyak kehamilan juga berisiko mengalami kelahiran bayi prematur. Dalam hal ini, merencanakan kehamilan menjadi sangat penting untuk dilakukan. Mulai dari kesiapan mental, organ reproduksi dan ekonomi.

Apabila perencanaan lebih matang, maka berbagai risiko buruk seperti kematian ibu dan bayi lahir prematur bisa dikurangi.

6 dari 7 halaman

Penyebab Kelahiran Prematur: Faktor Genetik dan Usia Ibu

Selain riwayat kehamilan sebelumnya, faktor genetik juga menjadi penyebab kelahiran prematur yang sangat umum terjadi. Bagi seorang perempuan yang memiliki riwayat keluarga yang lahir prematur terlebih dari pihak ibu, maka risiko melahirkan bayi prematur lebih tinggi.

Untuk mengatasi hal ini, perempuan dengan riwayat prematur bisa berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum merencanakan kehamilan. Selain itu, faktor usia ibu saat hamil juga bisa menjadi penyebab bayi lahir prematur.

Usia ibu yang terlalu muda atau terlalu tua, sangat mempengaruhi kehamilan dan kelahiran. Hal ini disebabkan oleh kondisi kesehatan organ reproduksi, yang belum siap bagi usia di bawah 20 tahun. Dan, lebih berisiko lagi apabila hamil di atas usia 35 tahun.

7 dari 7 halaman

Penyebab Kelahiran Prematur: Gaya Hidup Ibu yang Tidak Sehat

Satu lagi yang jadi penyebab kelahiran prematur, yaitu gaya hidup perempuan yang tidak sehat. Baik sebelum hamil maupun ketika hamil. Gaya hidup yang kurang sehat saat hamil, akan sangat berpengaruh pada perkembangan dan kesehatan janin.

Konsumsi makanan yang tidak sehat terlalu sering, merokok, minum alkohol, stres yang berlebihan, dan gaya hidup tidak sehat lainnya, akan mempengaruhi kesehatan organ reproduksi dan bisa jadi penyebab kelahiran prematur.

Apabila gaya hidup ini diteruskan, maka dapat menyebabkan bayi lahir cacat, keguguran hingga kematian pada ibu dan bayi saat melahirkan. Oleh sebab itu, menjaga kesehatan tubuh menjadi penting untuk dilakukan oleh siapa saja, di mana saja dan kapan saja.(mut)

Sumber: Bold Sky

Beri Komentar