Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Warga Di Sana Disarankan Berdiam Di Rumah (isepstudyabroad.files.wordpress.com)
Dream - Warga di negeri 'Petro Dolar', Uni Emirat Arab (UEA) disarankan berdiam di rumah dan tidak melakukan kegiatan di tempat-tempat terbuka. Kenapa gerangan? Karena kondisi cuaca sangat panas, hampir mendekati 50 derajat Celcius, melanda beberapa kota di negara tersebut akhir-akhir ini.
Panas mencapai tingkat tinggi terjadi di wilayah barat Abu Dhabi dan daerah selatan serta barat Al Ain. Sementara daerah barat daya Al Ain mengalami waktu terpanas sepanjang tahun dengan suhu di bawah 49 derajat Celcius.
Menurut Pusat Meteorologi dan Seismologi Nasional UEA (NCMS), suhu paling panas terjadi di Muzaria yang mencapai 49,29 derajat Celcius, diikuti Hamim (48.77 derajat Celcius), kota Sweihan di barat daya Al Ain (47,7 derajat Celcius), Al Quaa (47,52 derajat Celcius), Mukhariz (47,58 derajat Celcius), Umm Al Zumool (47,3 derajat Celcius), dan Al Rowdha (47 derajat Celcius). Sementara di kota Al Ain suhu udara mencapai 45 derajat Celcius.
Matahari sedikit bersahabat di kota-kota pesisir seperti Dubai, Abu Dhabi, Sharjah dan Ras Al Khaimah di mana suhu 'normal' berada di kisaran 42 sampai 45 derajat Celcius. Namun tingkat kelembaban yang tinggi di wilayah-wilayah tersebut menimbulkan ketidaknyamanan bagi penduduknya.
Indeks kenyamanan manusia telah menurun di negara emirat tersebut akibat suhu udara panas, siang yang terlalu terik dan kelembaban udara meningkat. Untuk itu otoritas NCMS menyarankan warga UEA mengambil langkah-langkah perlindungan dengan meminta mereka menghindari aktivitas berat di tempat terbuka.
Ahli meteorologi dari NCMS Adil Hasan mengatakan kondisi di UAE sangat keras dan sebenarnya sulit bagi manusia untuk bertahan. Suhu tanah sebenarnya jauh lebih panas.
Prakiraan cuaca yang dilakukan pihaknya hanya mencatat daerah-daerah teduh. Meski begitu, jumlah sinar matahari melimpah, kelembaban tinggi, struktur beton dan logam yang membentuk bangunan di UEA semakin meningkatkan radiasi panas hingga 3-4 derajat.
Ditambahkan Hasan, Juni-Agustus adalah waktu terpanas di UEA. Biasanya sebagian besar warga UEA pergi berlibur ke luar negeri untuk menghindari panas.
Menurut Hasan, kondisi panas ini dibentuk oleh siklon tropis panas di Empty Quarter, sebuah gurun yang terletak di perbatasan UEA dan Arab Saudi.
Siklon ini merupakan fenomena umum di jazirah Arab pada pertengahan tahun. Siklon itu kemudian didorong menuju UEA oleh angin tenggara dan barat daya.
Menurut perkiraan NCMS, cuaca seperti ini akan tetap berlangsung selama 48 jam ke depan. Kondisi ini juga menyebabkan langit berawan dan suhu udara tetap panas ringan meski di malam hari.
Angin akan bertiup dari sedang hingga kencang yang bisa membawa pasir dan debu di daerah terbuka. Kelembaban relatif juga diperkirakan akan meningkat pada malam hari di daerah pesisir. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya