Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Positif Corona Covid-19 (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Seorang pria asal California, Amerika Serikat menggunggah rasa penyesalannya di media sosial karena telah ceroboh, tetap menghadiri pesta di tengah pandemi Covid-19. Dalam laman Facebook-nya, ia mengaku terinfeksi covid-19 setelah menghadiri pesta tersebut.
Hanya berselang sehari setelah unggahannya tersebut, Macias meninggal dunia akibat Covid-19.

" Saya keluar beberapa minggu lalu dan terinfeksi corona. Karena kebodohan saya, saya membahayakan kesehatan ibu dan saudara perempuan saya," kata Macias dilansir dari Daily Star, Jumat 3 Juli 2020.
Dalam statusnya itu, Macias menyebut pengalaman yang ia alami sungguh menyakitkan. Ia berharap bisa selamat dari penyakit tersebut, namun takdir berkata lain. Macias meninggal dunia sehari setelah mengunggah status tersebut.
Saudara ipar Macias, Gustavo Lopez mengatakan, Macias sudah melakukan karantina sejak Maret hingga awal Juni karena ia mengalami obesitas dan diabetes.
Macias baru memberanikan diri mendatangi pesta temannya di Danau Elsinore, sekitar 70 mil tenggara Los Angeles setelah pemerintah setempat melonggarkan lockdown.
Setelah menghadiri pesta, Macias sempat mendatangi kediaman saudara perempuannya, Veronica yang menikah dengan Lopez. Saat itu, Macias mulai menunjukkan gejala sakit.
Salah satu rekan Macias menghubunginya dan mengatakan ia dites positif Covid-19. Pada 16 Juni, Macias kemudian melakukan tes Covid-19 dan menerima hasil positif Covid-19, selang dua hari kemudian.
Macias sempat mengunggah sebuah status di akun Facebook miliknya. Ia memberikan peringatan kepada teman-temannya untuk tidak menyepelekan Covid-19.

" Ini bukan lelucon. Jika kamu harus keluar rumah maka pakailah masker dan jaga jarak," tulis Macias.
Tiga hari setelah dinyatakan positif Covid-19 tepatnya pada 21 Juni pukul 11 pagi waktu setempat, Macias dilarikan ke rumah sakit. Tujuh jam menjalani perawatan, kondisi Macias terus memburuk hingga ia harus mengenakan ventilator.
Akhirnya Macias menghembuskan napas terakhirnya dihari yang sama pada pukul 9 malam waktu setempat. Kejadian yang menimpa Macias membuat keluarga sangat terpukul.
" Saya pikir apa yang ia ingin orang lain tahu adalah bahwa ini nyata. Ini serius dan dapat membunuh orang," ungkap Lopez.
Sumber: Mirror.co.uk
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya