Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Demi Lunasi Utang Anaknya Rp1 Miliar, Nenek 71 Tahun Rela Bekerja Jadi Pencuci Piring selama 12 Tahun

Reporter : Nabila Hanum
Jumat, 12 Mei 2023 18:00
Demi Lunasi Utang Anaknya Rp1 Miliar, Nenek 71 Tahun Rela Bekerja Jadi Pencuci Piring selama 12 Tahun
Akan tetapi pada tahun 2016 suaminya meninggal dunia. Situasi tersebut membuatnya semakin sulit untuk membayar utang.

Dream - Utang adalah perkara yang hukumnya wajib untuk dilunasi. Meski yang bersangkutan sudah meninggal dunia, biasanya pihak keluarga yang bertanggung jawab melunasinya.

Hal serupa juga dilakukan nenek berusia 71 tahun ini. Ia bekerja sebagai pencuci piring selama 12 tahun demi melunasi utang mendiang putranya sebesar Rp1 miliar.

Dikutip dari SCMP, nenek bernama Cong Huiyu itu tinggal di provinsi Jiangsu, China. Anaknya meninggal dunia pada 2011 silam karena kecelakaan.

1 dari 9 halaman

Bulan lalu ia sudah mencicil setidaknya Rp26 juta dari hasil kerja kerasnya. Pekerjaannya sebagai pencuci piring hanya mampu mengumpulkan uang Rp4 juta setiap bulan.

Suaminya bekerja sebagai porter yang juga dibayar Rp4 juta. Dengan tambahan uang pensiunan, mereka dapat mencicil ke bank Rp6 juta per bulan.

Meski di China secara hukum Cong Huiyu tidak berkewajiban untuk membayar utang putranya, ia tetap melakukannya.

2 dari 9 halaman

SCMP

Ia dan suaminya ingin memberikan properti yang menjadi jaminan bank kepada cucunya.

Akan tetapi pada tahun 2016 suaminya meninggal dunia. Situasi tersebut membuatnya semakin sulit untuk membayar utang.

Lantaran sudah sangat terdesak ia terpaksa menjual tanahnya di desa seharga Rp100 juta.

3 dari 9 halaman

Selain ingin memberi properti kepada cucunya, nenek tersebut juga mengatakan ingin mengajarkan agar kedepannya sang cucu yang kini berusia 18 tahun dapat hidup mandiri dan menjadi orang sukses.

“ Saya ingin memberi contoh untuk cucu saya. Saat dewasa, dia bisa berkontribusi pada masyarakat,” katanya.

Kisah perjuangan nenek tersebut menjadi viral di media sosial. Warganet sangat takjub dengan kerja kerasnya serta dedikasinya kepada sang cucu.

“ Dia adalah contoh orang yang baik sebagai manusia.”

“ Semoga ia selalu diberkati,” tulis netizen.

4 dari 9 halaman

Momen Haru Perjuangan Bapak Kayuh Sepeda Butut Roda Belakang Tinggal Velg Besi Tanpa Ban, Dipaksa Jalan demi Bisa Kerja

Dream - Bagi sebagian orang bersepeda hanya dilakukan saat hendak berolahraga. Namun, siapa sangka saat ini masih ada orang yang menggunakan sepeda sebagai alat transportasi utamanya.

Bukan karena hobi atau mengikuti tren, namun karena adanya keterbatasan ekonomi sehingga harus mengayuh sepeda meski jarak yang ditempuh tidaklah dekat.

Seperti pada video yang diunggah akun Tiktok @icankjayamontecarlo, memperlihatkan saat seorang bapak yang sedang mengayuh sepedanya di jalan raya.

5 dari 9 halaman

Momen Haru Perjuangan Bapak Kayuh Sepeda Usang, Ban Belakang Lepas Tetap Dipaksa Jalan

Di bawah tikaman terik matahari, bapak yang menggunakan baju korpri itu terlihat mengayuh sepedanya dengan sekuat tenaga. Meski tak bisa dibohongi dari ekspresi wajahnya sudah terlihat sangat lelah.

Kondisi sepeda yang ia kendarai pun sudah sangat usang. Di belakangnya terdapat dua buah keranjang yang diduga untuk membawa barang bawaan si bapak.

6 dari 9 halaman

Momen Haru Perjuangan Bapak Kayuh Sepeda Usang, Ban Belakang Lepas Tetap Dipaksa Jalan

Yang menyedot perhatian adalah ban belakang yang sudah lepas. Namun, sepeda itu tetap dipaksanya untuk melaju meski berisiko membahayakan dirinya.

Merasa kasihan, seorang pengendara mobil yang sekaligus merekam video kemudian terlihat memberikan sesuatu diduga uang kepada sang bapak bersepeda untuk membeli ban agar tidak berbahaya.

7 dari 9 halaman

Momen Haru Perjuangan Bapak Kayuh Sepeda Usang, Ban Belakang Lepas Tetap Dipaksa Jalan

Setelah memasukkan benda itu ke saku bajunya, bapak yang disapa Pakde itu kemudian melajukan sepedanya dengan kencang hingga meninggalkan pengendara mobil yang merekamnya.

Usai diunggah, video ini kemudian viral di media sosial dan mengundang berbagai tanggapan dari warganet di kolom komentarnya.

Sebagian memberikan respon yang kocak saat melihat sepeda tanpa ban itu bisa berjalan, namun yang lainnya merasa kasihan melihat si bapak mengayuh sepeda yang sudah usang.

8 dari 9 halaman

“ astaghfirullah kasian tapi ngakak juga, ga bahaya ta iku mas 😅,’ tulis akun @yaysusilo di kolom komentar.

“ mau sedih tapi ngakak😭😭,” tulis akun @dyaaa.

“ sakno yooo😂bgtu kerasx khdpan,” tulis akun @Diyah sby71.

“ semangat nya pakk,” tulis akun @falinblitar di kolom komentar.

“ bang stop dulu di bengkel sepeda,gantiin roda belakang+ban nya,kasian🥺,” tulis akun @yusuf djuliano.

9 dari 9 halaman

@icankjayamontecarlo

Semangat pak dee...samean iki ban complong digawe ae ws onk sedekah iku ndang gwe tuku ban oke

♬ suara asli - Gak bahaya ta
Beri Komentar