Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: World Of Buzz
Dream - Seorang gadis berusia 17 tahun berbagi pengalaman mengerikan saat mencoba untuk mengambil foto bersama anjing peliharaanya.
Seperti dilansir dari World of Buzz, Gadis bernama Lara dari Argentina itu berbagi serangkaian foto di twitter yang memperlihatkan detik-detik anjing jenis German Shepherd miliknya itu menerkam wajahnya.
" Photo session with Kenai goes wrong." tulis gadis itu dalam postingannya.
Lara mengaku tak mengetahui mengapa hewan peliharaannya itu tiba-tiba menyerang.
" Saya tak yakin apakah karena saya menyentuh pinggul atau memegangnya terlalu dekat hingga membuatnya marah. Atau bisa juga karena ia sudah tua dan bingung," ujarnya.
Akibat insiden itu Lara menderita luka yang cukup fatal. Ia harus menjalani dua kali operasi dan mendapat 40 jahitan di wajah dan gusinya.

Meski begitu Lara mengaku tak menyalahkan anjingnya.
" Lagipula hal itu tidak disengaja," ungkapnya.

Lara kini sudah mulai membaik meskipun masih ada sedikit peradangan di wajahnya.
" Cobalah untuk tidak mengambil gambar terlalu dekat dengan anjingmu kawan," tutupnya.
Dream - Seorang pria diterkam singa hingga mati pada hari Minggu, 20 Januari 2019, di Kebun Binatang Chhatbir di Zirakpur, sekitar 20 km dari Chandigarh, India.
Menurut petugas kebun binatang, lelaki itu masuk kandang singa dengan memanjat tembok setinggi lebih dari 7 meter.
Begitu dia turun dari tembok, dan baru beberapa langkah berjalan, ia diserang oleh dua ekor singa.
Direktur lapangan kebun binatang, M Sudhagarb, mengatakan insiden itu terjadi pada pukul 14.20 waktu setempat. Pria itu berusia awal 30-an itu dan belum diketahui identitasnya.
" Luka di bagian lehernya sangat dalam. Dia dibawa ke rumah sakit dalam kondisi kritis. Namun tak lama dia meninggal dunia," kata Sudhagarb.
Saat kejadian, ada dua ekor singa, jantan dan betina, di dalam kandang. Namun, singa betina yang menyerang pria itu terlebih dahulu.
Sudhagarb mengatakan pria itu mungkin masuk ke kebun binatang melalui area Ghaggar, yang juga dikenal sebagai area hutan.
" Dia kemudian memanjat tembok dan masuk ke dalam kandang," kata Sudhagarb. Dia mengklaim bahwa pria itu bukan pengunjung.
" Kami menduga dia mabuk karena tidak mungkin bagi orang normal untuk memanjat tembok pembatas yang sangat tinggi," kata Sudhagarb.
Sudhagarb mengatakan tim respon cepat segera mengeluarkan kedua binatang buas itu dari kandang dan menyelamatkan pria itu.
Dream - Masih ingat dengan peristiwa mengerikan, turis wanita asal Amerika tewas diterkam singa saat berwisata di taman safari Johannesburg, Afrika Selatan?
Kini beredar sebuah foto yang merekam detik-detik si turis nahas itu saat diterkam singa. Dari foto itu terlihat sang singa berdiri dengan kaki depannya menyender ke pintu mobil sebelum menyerang Katherine Chappell, lewat jendela kaca.
" Tidak ada yang bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada menit-menit terakhir setelah ia mengambil foto yang luar biasa. Sangat mengerikan. Setelah mengigit hewan itu mundur perlahan dengan darah menetes dari mulut dan cakarnya," kata Ben Govender, 38 tahun, yang memotret kejadian itu.
Govender yang kebetulan berada dalam mobil di belakang mobil Chappell, menceritakan bagaimana ia menyaksikan singa itu kembali melompat ke mobil untuk melakukan serangan-serangan berikutnya.
Sayangnya, petugas taman safari dan ambulans datang terlambat. Serangan itu membuat Chappell tewas di tempat.
Chappell adalah seorang traveler yang terbiasa bertualang dan melakukan perjalanan. Ia bahkan telah menjajaki berbagai negara, seperti Jepang, Australia, Eropa hingga Afrika. Keluarganya tak pernah menyangka di alam liar pula Chappell harus mengakhiri perjalanan hidupnya.
Insiden ini adalah yang kesekian kalinya yang terjadi di taman safari yang terkenal di dalam dan luar negeri tersebut.
Maret lalu, seorang turis asal Australia juga terluka oleh singa betina setelah mengendarai mobilnya di taman safari itu dengan jendela terbuka.
Dua hari kemudian, remaja lokal berusia 14 tahun juga diserang oleh seekor cheetah saat bersepeda di dekat taman tersebut.
Desember 2013, mantan pemain rugby Afrika Selatan, Brett Tucker dan keluarganya, diserang seekor singa di taman yang sama dan ayahnya dikabarkan mengalami luka ringan.
Taman safari itu memiliki koleksi 85 singa, di antaranya singa putih yang langka dan berbagai macam binatang liar lainnya, seperti jerapah dan burung unta.
Menurut situs resminya, Lion Park menjamin pengunjung bisa melihat binatang liar dari jarak sangat dekat. Namun pengunjung harus menutup rapat jendela mobil ketika menyusuri taman safari tersebut.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya