Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Perwira menengah polisi, RW, diduga melakukan tindak Kekerasan Dalam Rumah Tangga kepada anak dan istrinya. Hal ini terungkap dari unggahan pada akun Instagram Aurellie Renatha.
Pemilik akun sempat membuat beberapa unggahan mengenai hal ini. Dia mengaku dianiaya ayah sendiri yang berdinas di lingkungan Mabes Polri.
" Demi Allah aku gak bohong ini kejadian benar-benar barusan. Aku mamaku dan ... kita bertiga digebukin sama papaku dan barang buktinya dihancurin sama dia. Pleaselah bantu aku up ke @divpropampolri," tulis pemilik akun.
Dia juga menggunggah dua ponsel, satu unit dalam kondisi hancur. Sedangkan satu ponsel berwarna hitam.
" Bapak gue sampe nginjek-nginjek gue, nyakar-nyakar gue demi hp ini," kata dia.
Pemilik akun juga mengunggah rekaman suara keributan. Terdengar suara wanita berteriak dalam rekaman tersebut.
Berdasarkan unggahan pemilik akun, kasus ini bermula ketika Aurellie membuka ponsel ayahnya. Ketika itu, dia mendapatkan percakapan sang ayah dengan seorang wanita, diduga sebagai perebut laki orang (pelakor).
Humas Polres Jakarta Utara, Komisaris Sungkono, mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus ini. " Masih dilacak terkait postingan itu, masih didalami," ucap Sungkono.
Sementara, Karo Penmas Polri, Brigjen Awi Setiyono, menyatakan sudah menerima laporan terkait masalah tersebut dari pihak anak dan istri polisi berinisial RW. Laporan tersebut dilayangkan ke Propam Polri.
" Sudah, sudah diterima di Propam pada Jumat kemarin dan sedang dalam penyelidikan," ucap Awi.
Awi mengatakan laporan yang dilayangkan ibu dan anak tersebut yaitu KDRT. Insiden tersebut berlangsung pada Jumatmalam, 24 Juli 2020 di kediaman mereka di Kelapa Gading, Jakarta Utara.
Awi mendapat informasi, RW juga melaporkan balik anak dan istrinya ke Polsek Kelapa Gading. Keduanya dituduh melakukan pencurian dan pengeroyokan.
" Ini kan sama-sama melapor, kita dengar dulu dari masing-masing versi bagaimana, kita klarifikasi," ucap dia.
Sumber: Merdeka.com/Lia Harahap
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya