Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Pemerintah Kota Bogor mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap penularan Covid-19. Yang mengejutkat, rumah tangga ternyata berpotensi menjadi klaster baru penyebaran virus corona.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Sri Nowo Retno, mengatakan baru-baru ini ditemukan satu keluarga terdiri dari delapan orang positif Covid-19. Dia pun meminta masyarakat jujur kepada petugas medis.
" Kasus satu keluarga di Kota Bogor terkonfirmasi positif Covid-19 harus menjadi pembelajaran bagi warga Kota Bogor," kata Retno.
Dia meminta seluruh warga Kota Bogor disiplin menjalankan protokol kesehatan. Juga mengatakan apa adanya kepada petugas medis jika sedang sakit.
" Karena satu orang dalam keluarga yang memiliki riwayat perjalanan ke daerah lain, dan ketika sakit dapat berpotensi menularkan Covid-19 di keluarganya. Penularan Covid-19 dalam keluarga bisa memunculkan klaster baru," kata dia.
Satu keluarga di Kecamatan Bogor Barat dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19. Retno mengatakan Dinas Kesehatan Kota Bogor telah melakukan pelacakan kontak baik di rumah, tetangga sekitar rumah, serta di fasilitas kesehatan yang pernah didatangi.
" Di lokasi itu juga sudah dilakukan penyemprotan disinfektan," kata dia.
Selain itu, pihaknya juga telah menjalankan tes usap terhadap 95 orang dari hasil pelacakan. Dari jumlah tersebut, 39 orang sudah keluar hasilnya dan 59 lainnya masih menunggu.
" Dari 39 orang tersebut, delapan orang di antaranya terkonfirmasi positif, yakni lima orang anggota keluarga serta tiga orang lainnya yang memiliki kontak erat," kata dia.
Menurut Retno, seluruhnya kini menjalani isolasi di rumah sakit.
" Ini adalah upaya kita untuk memutuskan mata rantai penularan Covid-19," ucap dia.
Lebih lanjut, Retno mengingatkan warga Kota Bogor yang pernah bepergian ke luar kota untuk mengisolasi mandiri.
" Kalau berobat, harus menceritakan dengan jujur riwayat perjalanan keluar kota atau ada riwayat kontak dengan orang sakit yang diduga Covid-19," ucap dia.
Sumber: Liputan6.com/Muhammad Ali.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya