Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber Foto: Instagram BPBD Pacitan)
Dream - Di tengah rasa takut harus menghadapi virus corona, ada cerita bahagia dibaliknya. Salah seorang pasien asal Pacitan, Jawa Timur berusia 20 tahun terinfeksi virus corona, bisa melangsungkan pernikahan.
Bermula saat dia berencana untuk menikah awal Juli 2020, namun ia terinfeksi virus corona dan menjalani karantina di Wisma Atlet Pacitan pada 20 Juli 2020.
Namun sampai akhirnya pada 24 Juli 2020, pasien tersebut bisa menjalani proses ijab qabul dan dilaksanakan di Wisma Atlet Pacitan, karena ia belum dinyatakan sembuh.
Saat proses ijab kabul berlangsung, tempat yang dijadikan tempat pernikahan sudah disesuaikan dengan protokol kesehatan.
Kepala Tim Medis Wisma atlet Pacitan, dr. Johan Tri Putranto seperti mengatakan, pihaknya merasa perlu memfasilitasi agenda sakral kedua mempelai, namun tetap dengan protokol kesehatan yang ekstra ketat. Hal itu, kata dia, supaya tidak ada pihak yang dirugikan.
Saat proses ijab kabul berlangsung, tempat yang dijadikan tempat pernikahan sudah disesuaikan dengan protokol kesehatan.
Kepala Tim Medis Wisma atlet Pacitan, dr. Johan Tri Putranto seperti mengatakan, pihaknya merasa perlu memfasilitasi agenda sakral kedua mempelai, namun tetap dengan protokol kesehatan yang ekstra ketat. Hal itu, kata dia, supaya tidak ada pihak yang dirugikan.
Saat ijab kabul berlangsung pun disaksikan keluarga kedua belah pihak, wali, saksi dan undangan yang mengenakan Alat Pelindung diri.
“ Untuk honeymoon sementara ditunda dulu sampai yang pria sehat,” ungkap Johan.
Setelah semuanya memakai alat kesehatan dengan sesuai protokol. Ijab kabul pun berjalan dengan lancar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya