Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Olah TKP Yang Dilakukan Polsekta Majalengka (Foto: Radar Cirebon)
Dream - Warga Majalengka dibuat gempar dengan penemuan mayat Dede Haryono alais Oo, pemilik toko sepeda di Lingkungan Mekarjaya, Kelurahan Tonjong. Jasad Dede ditemukan dalam kondisi duduk di dalam toko.
“ Kuat dugaan meninggal sudah dua hari yang lalu,” kata Kapolsekta Majalengka, AKP M Suparma, dikutip Dream dari Radar Cirebon, Selasa 6 Februari 2018.
Jenazah Oo baru diketahui seorang padagang nasi goreng, Sutarjo (47). Saat itu, Sutarjo sedang mangkal di depan kios pria 58 tahun tersebut, Minggu, 4 Februari 2018, pukul 22.00 WIB.
Sutarjo curiga karena toko tersebut tutup sejak siang hingga sore. Tetapi, motor milik Dede terparkir di depan toko.
© Dream
Karena penasaran, Sutarjo pun mengintip ke dalam toko melalui lubang teralis pintu bagian atas. Ternyata korban diketahui sedang di kursi dengan posisi menyandar.
Karena tercium bau tidak sedap, saksi menyimpulkan Dede sudah meninggal dunia. Dia kemudian melapor ke polisi.
“ Setelah menerima laporan, kami langsung mendatangi lokasi. Ternyata memang korban sudah tak bernyawa," ujar Suparma.
" Kami melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi. Selanjutnya membawa korban ke RSUD Majalengka guna proses visum,” ucap dia menambahkan.
© Dream
Suparma menuturkan, diduga Dede tewas karena sakit jantung yang telah lama diderita. “ Selama ini korban tinggal sendirian di dalam toko tersebut, sehingga tidak ada yang mengetahui dan menolongnya,” kata Suparma.
Sementara itu berdasarkan pemeriksaan dokter RSUD Majalengka, Dicky, pada tubuh mayat tidak ditemukan luka akibat penganiayaan.
“ Diperkirakan korban telah meninggal dua hari yang lalu, dengan tanda- tanda sudah mengeluarkan bau tak sedap. Dimungkinkan terkena serangan jantung,” kata Dicky.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya