Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Nenek Tak Takut Dipenjara Karena Langgar Aturan Social Distancing. (Foto: Cuplikan Video Facebook)
Dream - Berbagai langkah dilakukan pemerintah untuk membendung wabah virus corona Covid-19 agar tidak semakin meluas. Salah satu caranya adalah dengan memberlakukan social distancing dengan melarang warga untuk berkumpul, termasuk makan di warung atau restoran.
Tetapi nenek dari Singapura ini malah menantang warga yang mengingatkannya untuk mematuhi social distancing.
Melalui laman Facebook We Are Malaysians, sebuah video memperlihatkan seorang nenek sedang makan di food court.
Ketika seorang warga mendekati dan mengingatkannya, nenek itu malah menantang balik. Dia tidak takut meski harus menghabiskan waktu dipenjara.
Dia punya uang dan mampu membayar tebusan jika memang harus dipenjara karena dianggap melanggar social distancing.
" Silakan denda saya 300 dolar Singapura (Rp3,2 juta). Tidak masalah. Saya punya uang. Selama saya bisa makan di luar, itu sudah cukup," kata nenek itu.
Dalam video, nenek itu menambahkan bahwa punggungnya sakit jika terus di rumah. Lebih lucu lagi, dia merasa jadi korban bully oleh warga tersebut.
Perlu dipahami bahwa aturan social distancing ini dibuat untuk melindungi semua orang. Meski punya uang untuk membayar denda dan keluar dari penjara, apa gunanya uang itu jika terinfeksi virus corona?
Seperti diketahui, Singapura saat ini menghadapi gelombang kedua penyebaran virus corona. Hal ini dibuktikan dengan kasus positif Covid-19 yang terus bertambah setiap hari. Hingga 20 April 2020 kemarin, kasus positif Covid-19 di Singapura telah mencapai angka 6588 kasus.
Sumber: World of Buzz
Dream - Perilaku tidak terpuji dilakukan oleh salah seorang pegemudi unit mini bus putih di Jakarta Selatan. Pria tersebut tidak terima lantaran diimbau untuk gunakan masker.
Pelaku bahkan bersikap arogan dan menodong pisau ke arah Petugas Kepolisian dan Dinas Perhubungan. Petugas pun langsung mengamankan pengemudi mobil tersebut.
Dikutip dari Merdeka.com, peristiwa ini terjadi titik pemeriksaan (check point) Pasar Jumat, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Tepatnya pada Rabu, 15 April 2020 pukul 08.00 WIB.
Camat Kebayoran Lama, Aroman, menjelaskan awalnya petugas gabungan kepolisian dan Dinas Perhubungan sedang memantau arus lalu lintas berkaitan dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Terdapat pengendara minibus kedapatan tidak menggunakan masker ditegur oleh petugas.
" Dia diberhentikan saat tidak pakai masker, kemudian ditegur petugas malah menjawab 'terserah saya mau pakai atau enggak' terus ngotot," kata Aroman.
Pengemudi yang belakangan diketahui berinisial M itu mengaku sebagai pensiunan TNI. Dia juga menantang petugas dengan mengeluarkan pisau.
Petugas dari kepolisian lalu berusaha merebut pisau dan pelaku diamankan. Pelaku sempat diinterogasi dan mengaku sedang melakukan pengawalan mobil pengantar uang Ajungan Tunai Mandiri (ATM).
Pelaku kemudian meminta maaf. Polisi pun melepaskan pria itu, sementara pisaunya disita. " Yang disita cuma pisaunya saja," ujar dia.
Sumber: Merdeka.com
Dream - Seluruh dunia saat ini dalam keadaan panik karena pandemi Covid-19. Petugas medis bekerja tanpa lelah untuk merawat pasien yang terjangkit virus mirip flu itu.
Di sisi lain, para ilmuwan terus berupaya keras untuk menemukan vaksin, untuk mengatasi virus yang telah menelan lebih dari 8 ribu korban jiwa itu.
Tetapi, di tengah krisis Covid-19, masih ada saja warga yang tidak punya simpati terhadap para korban virus tersebut.
Akun Twitter @anssyakirin mengunggah video yang memperlihatkan ulah seorang pria yang tidak hanya menjijikkan tapi juga menjengkelkan saat naik MRT.
Dalam video, pria itu dengan sengaja meludah beberapa kali di lantai MRT jalur Seremban-TBS di Malaysia. Setelah itu dia menggosok ludahnya di lantai dengan kaki.
Tidak itu saja, pria dengan celana panjang digulung hingga betis itu, juga mengorek hidungnya sebelum mengusapkannya pada wajah.
" Paman ini terus meludah, sudah 3 kali sekarang sampai suami saya berhasil merekamnya. Dasar penyebaran virus corona," tulis akun @anssyakirin tersebut.
Ulah tak terpuji pria itu tidak sampai di situ saja. Saat ditegur penumpang lainnya, dia malah marah-marah dan mengejar penumpang tersebut.
Hal itu diungkapkan oleh seorang netizen lainnya saat memberikan komentar pada cuitan @anssyakirin itu.
" Weyh, ini adalah paman yang sama, dia meludah di depan saya dan teman-teman saya di MRT. Dia bahkan mengejar kami dan penumpang lainnya. Berbahaya, dia meludah 2 hingga 3 kali, bisa menyebarkan virus corona," tulis netizen bernama Izzati Munira.
Akibat ulah pria itu, pengelola MRT segera melakukan pembersihan secara menyeluruh tidak hanya di tempat dia berulah, tapi juga terhadap semua gerbong.
Netizen banyak berharap agar pria tak bertanggung jawab ini segera ditangkap oleh aparat karena ulahnya sungguh mengkhawatirkan. Apalagi saat wabah Covid-19 telah dinyatakan sebagai pandemi global.
Sumber: World of Buzz
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya