10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sumber: Daily Star
Dream - Fenomena aneh terjadi di Beijing, China. Warga di ibukota Negeri Tirai Bambu itu terkejut karena tiba-tiba turun 'hujan cacing'. Hingga kini belum diketahui sumber fenomena tersebut.
Menurut laman Daily Star, warga Beijing merasa bingung dengan fenomena itu. Laman El Heraldo melaporkan bahwa penduduk Beijing mendapat pengumuman untuk membawa payung saat hendak meninggalkan rumah.
Dalam cuplikan berita, terlihat warga kota menjalankan rutinitas sehari-harinya dengan membawa payung agar tidak terkena ulat yang berjatuhan.

Pemerintah China belum mengungkapkan penyebab di balik fenomena aneh ini. Namun, beberapa teori mulai bermunculan di internet.
Beberapa warganet menyebut benda yang berjatuhan itu sebenarnya adalah bunga poplar. Bunga pohon populer di daerah itu, yang memiliki banyak biji, seringkali dikira ulat saat jatuh.

Pendapat yang lainnya menyatakan bahwa cacing-cacing itu berjatuhan setelah tersapu angin yang kencang.
Menurut jurnal ilmiah Mother Nature Network, peristiwa ini dapat terjadi kepada hewan setelah adanya badai.
" Akhir dunia semakin dekat," salah satu pengguna Twitter menduga.
Ternyata, pada 2011 fenomena serupa juga pernah terjadi di Perbatasan Skotlandia. Hal ini diungkapkan oleh seorang guru olahraga bernama David Crichton.
Saat itu, Crichton sedang memimpin kelas anak laki-laki secara tiba-tiba mendengar suara seperti ada benda yang jatuh ke lapangan. Kemudian, ia menoleh ke atas dan melihat lusinan cacing jatuh dari langit.
Crichton, yang saat itu berusia 26 tahun mengatakan, ia dan rekan guru lainnya di Akademi Galashiels merasa bingung dengan kejadian tersebut.
Hingga akhirnya mereka menemukan lebih banyak lagi cacing yang tersebar di lapangan tenis sekolahnya.
" Kami mulai mendengar suara dentuman kecil ini. Ada sekitar 20 cacing di tanah," kata Crichton saat itu.
Saat cacing terus berjatuhan, Sebagian anak tertawa namun tetap menutupi kepala mereka dan berlari mencari perlindungan.
" Kemudian mereka terus turun. Anak-anak tertawa tetapi beberapa menutupi kepala mereka dan yang lain berlarian mencari perlindungan. Mereka berpencar untuk menyingkir," tambah Crichton.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli