Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Otis Johson (Foto: Aljazeera.com)
Dream - Tak dipungkiri teknologi memang semakin canggih dengan berbagai inovasi yang dikembangkan. Dunia berkembang pesat dari masa ke masa.
Perubahan itu juga sangat dirasakan dan disadari oleh pria satu ini. Dipenjara selama lebih dari 4 dekade, membuat seorang pria bernama Otis Johnson terisolir.
Ketika bebas dari bui, dia kebingungan menyaksikan perubahan dunia yang sedemikian canggih. Bahkan takjub dengan orang-orang yang berkeliaran di jalanan menggunakan headset.
Mengutip Instagram @merindink, Otis Johson dipenjara saat berusia 18 tahun karena menyerang petugas polisi.
" Otis Johnson mendekam di penjara sejak masih berusia 18 tahun karena menyerang petugas polisi," demikian dikutip dari keterangan postingan.

Berdasarkan keterangan dari Aljazeera, dia dipenjara selama 44 tahun di New York, Amerika Serikat, sejak tahun 1975. Lalu Otis resmi dibebaskan di tahun 2014, lalu.
“ Dan saat dibebaskan, ia melihat dunia yang jauh berbeda dari ingatan terakhirnya sebelum terpenjara!” lanjut keterangan postingan.
Salah satu yang membuatnya bingung dan takjub adalah penggunaan headset. Di tahun saat ia bebas, 2014, penggunaan headset yang terpasang di handphone sudah menjadi hal lumrah. Tetapi tidak untuknya.
" Hal baru bagiku, aku melihat orang-orang. Mereka bicara sendiri," ungkap Otis dalam video.
Otis mengatakan, teknologi tersebut bahkan mirip Central Intelligence Agency (CIA). Pria ini sempat berpikir, orang-orang di pinggir jalan yang menggunakan headset merupakan agen CIA.

Pemikirannya itu berkaca kembali saat masa sebelum bui, di tahun 1960-an tidak ada yang menggunakan teknologi canggih di telinga kecuali para anggota badan intelejen AS.
" Aku berpikir, apakah mereka semua agen CIA? Sepengetahuanku, hanya agen CIA berkeliaran dengan kabel di telinganya saat aku masih bebas tahun 60-70an," jelasnya.
Cerita Otis Johnson menuai banyak komentar warganet, layaknya seorang time travel, 44 tahun penjara bukanlah waktu yang singkat.
“ Sumpah ini nyiksa bgt, bakal susah beradaptasinya dari 70an ke 2000an berapa banyak hal yg berubah mana usianya udah usia² sulit dalam adaptasi kasian apalagi kalo keluarganya udah ga ada, yakin sih penjara malah kehidupan yg " normal" bagi dia,” tulis warganet.
“ Merasa jadi orang time travel,” tulis warganet.
“ Kasian si om😢, ga dimana mana org kecil selalu terdzalimi! Melihat dunia setelah 44thn serasa reinkarnasi ke abad masa depan!” tulis warganet.
“ Hbis ini dia belajar gimana cara nya tik tok an,pesbukan juga Instagram plus Whatshap an😀,” tulis warganet.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya