Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil
Tak Perlu Trial and Error Pilih Susu Formula Anak, Cukup Scan & Check AceKid Sumber Susunya Transparan
Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?
Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai
Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih
Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan
Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan
Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas
Kopenhagen, Denmark (Foto: Shutterstock.com/Arcady)
Dream - Peringkat tahunan untuk kota paling layak huni di dunia tahun 2022 baru saja dirilis oleh Economist Intelligence Unit (EIU) dan Global Liveability Index. Urutan pertama ditempati kota Vienna, Austria.
Peringkat ini telah mensurvei 173 kota di seluruh dunia berdasarkan berbagai faktor. Di antaranya perawatan kesehatan, tingkat kejahatan, stabilitas politik, infrastruktur, hingga akses ke ruang hijau.
Hasil secara keseluruhan, kota di Eropa mendominasi peringkat, dengan enam tempat yang masuk 11 besar. Swiss adalah satu-satunya negara di Eropa yang memiliki dua entri di 10 besar, dengan Jenewa di posisi ke enam dan Zurich ada di posisi ke tiga.
Namun, pemenang negara secara keseluruhan adalah Kanada, yang menempatkan 3 kota di jajaran kota terbaik untuk dihuni, yakni Calgary, Vancouver, dan Toronto.
" Kota-kota yang berada di peringkat teratas kami sebelum pandemi telah pulih kembali karena stabilitas, infrastruktur dan layanan yang baik, serta kegiatan rekreasi yang menyenangkan," tulis penulis indeks.

Pemenang tahun lalu, Auckland jatuh dari 10 besar. Pada tahun 2022 ini, kota di Selandia Baru itu menempati posisi ke-34.
Australia mengalami penurunan peringkat paling mencolok tahun ini. Meskipun telah menduduki puncak daftar di masa lalu, Melbourne jatuh ke posisi 10 pada tahun 2022.
Pada tahun 2021, Australia mendominasi indeks EIU, dengan Brisbane, Adelaide, dan Perth, semuanya bergabung dengan Melbourne di 10 besar. Tahun ini, mereka masing-masing menempati peringkat ke-27, ke-30, dan ke-32.
Wellington, ibu kota Selandia Baru, berada di tempat ke empat pada tahun 2021 tetapi juga keluar dari 10 besar tahun ini.
Meskipun Eropa memiliki performa yang sangat bagus pada tahun 2022, ada dua kota yang hilang dari daftar terbaik 10 yaitu London dan Paris. Peningkatan biaya hidup berperan di kedua kota besar tersebut.
Sementara itu, konflik global yang sedang berlangsung adalah faktor nomor satu yang menentukan negara mana yang berada di daftar peringkat terbawah. Damaskus, Lagos dan Tripoli dinilai sebagai tiga kota paling tidak layak huni di dunia.
Sedangkan Kyiv, tidak dianalisis tahun ini karena perang yang sedang berlangsung di Ukraina.
Sementara itu, dalam daftar itu sama sekali tidak ada kota di Indonesia yang masuk dalam 10 besar.
Berikut ini daftar 10 kota paling layak huni di dunia:

1. Vienna, Austria
2. Kopenhagen, Denmark
3. Zurich, Swiss
4. Calgary, Kanada
5. Vancouver, Kanada
6. Jenewa, Swiss
7. Frankfurt, Jerman
8. Toronto, Kanada
9. Amsterdam, Belanda
10. Osaka, Jepang dan Melbourne, Australia
Sumber: CNN.com
Advertisement

Apa Sebenarnya yang Memisahkan Satu Samudra dari Samudra Lain? Ternyata Tak Selalu Ada Garis Batas

Terjaga Setelah Tengah Malam Bisa Mengubah Cara Otak Bekerja, Ini Penjelasan Ilmuwan

Punya Rumah atau Masih Menyewa, Ketahui Mana yang Lebih Memengaruhi Kebahagiaan

Rute Kereta Terpanjang yang Bisa Ditempuh dalam Sekali Jalan, Tembus 10.000 Kilometer Lebih

Cinta Laura Ajak Anak Muda Mulai Sustainability dari Langkah Kecil


Golkar Putuskan Prabowo Capres 2029, Bagaimana Nasib Gibran?