Ini Puisi Haru BJ Habibie Saat Ainun Wafat

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Rabu, 11 September 2019 19:57
Ini Puisi Haru BJ Habibie Saat Ainun Wafat
Kisah cinta mereka membuat orang-orang terharu.

Dream – Bacharuddin Jusuf Habibie (B. J. Habibie) terkenal sangat mencintai sang istri, Hasri Ainun Habibie. Malah, pasangan ini disebut-sebut sebagai “ Romeo dan Juliet” Indonesia.

Kisah cinta mereka menjadi inspirasi banyak orang, bahkan diangkat ke layar lebar dengan judul Habibie Ainun.

Pasangan yang saling setia sampai akhir hayat ini membuat masyarakat terharu. Kesetiaan itu terlihat dari puisi kecil yang diciptakan oleh BJ Habibie saat Ibu Ainun meninggal dunia.

Dikutip dari Fimela, Kamis 12 September 2019, BJ Habibie hidup bersama Ainun selama 38 tahun. Bukan waktu singkat. Selama itu pula Ainun berada di samping Habibie dalam menapaki jatuh bangun kehidupan.

1 dari 4 halaman

Ini Isi Puisinya

Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu. Karena aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya, dan kematian adalah sesuatu yang pasti, dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku nelangsa setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.

Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang, pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada, aku bukan hendak mengeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang, tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik. Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.

Selamat jalan, kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya, kau dulu tiada untukku dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku, selamat jalan calon bidadari surgaku.

-Bacharuddin Jusuf Habibie-.

2 dari 4 halaman

BJ Habibie Wafat, Putra Bungsu: `Jantungnya Berhenti Beraktivitas`

Dream - Kabar duka menyelimuti bangsa Indoensia, Presiden ke-3 Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie meninggal dunia hari ini, Rabu, 11 September 2019, sekitar pukul 18.03 WIB.

" Saya harus menyampaikan ini, bahwa ayah saya, Presiden ke-3 RI, BJ Habibie meninggal dunia pukul 18.05 WIB," ujar Putra bungsu Habibie, Thareq Kemal Habibie di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Rabu, 11 September 2019.

Thareq menjelaskan, salah satu penyebab " Bapak Teknologi Indonesia" itu berpulang yakni karena penyakit jantung yang diidapnya.

" Jantungnya sudah berhenti beraktivitas," ungkapnya. 

Menurut Thraeq, kondisi sang ayah memang terus menurun karena usianya yang sudah sepuh. Namun, Habibie masih tetap menjalani aktivitas yang sangat banyak.

" Meninggal karena sudah menua, kemarin kan saya katakan gagal jantung karena penuaan," ujarnya

Thareq yang mendampingi sang ayah jelang akhir hidupnya menceritakan jika organ-organ dalam tubuh Sang Presiden melemah dan menjadi tidak kuat lagi.

" Pukul 18.05 jantungnya dengan sendirinya menyerah sampai titik akhir," kata dia.(Sah)

 

3 dari 4 halaman

Melanie Subobo: Sampai Jumpa Eyang

Dream - Melanie Subono, putri Andrie Subono, membagikan kabar duka meninggalnya presiden ke-3 Indonesia, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie.

"Eyang, sampai jumpa di keabadian. Senang dah bisa ngelepas kangen sama eyang puteri, bisa berdua-duaan lagi. Kita di sini ikhlas asal eyang bahagia. Selamat jalan," tulis Melanie, di Instagram pribadinya @melaniesubono, Rabu, 11 September 2019.

      View this post on Instagram

Eyang ... SAMPAI JUMPA DI KEABADIAN ... Senangnya dah bisa ngelepas kangen sala eyang puteri, bisa berdua dua an lagi... Kita disini ikhlas asal eyang bahagia —- SELAMAT JALAN —- - Terimakasih sudah membuat Indonesia jauh lebih baik, terimakasih sudah mengajarkan saya jadi PEJUANG , kalo bahasa eyang “PEMBERONTAK” - Love you - #melaniesubono #Katamel #diarymel #malaikatbrengsek #generasipenerusbangsat

A post shared by Melanie Subono (@melaniesubono) on 

Dalam unggahan itu, Melanie juga menuliskan ucapan terima kasih untuk Habibie.

"Terima kasih sudah membuat Indonesia jauh lebih baik, terima kasih sudah mengajarkan saya jadi pejuang, kalau bahasa eyang `pemberontak`," tulis dia.

 

4 dari 4 halaman

Semua Keluarga Berkumpul, Ponakan Habibie: Mohon Doa

Dream - Ponakan Presiden Ketiga Bacharudin Jusuf Habibie, Rusli Habibie, mengatakan saat ini seluruh keluarga telah berkumpul di ruang perawatan intensif (ICU) RSPAD Gatot Subroto. Bahkan dua putra Habibie, Ilham dan Thareq juga berada di ruang yang sama.

" Kami semua sudah berkumpul, seluruh anak sudah dipanggil, sudah di tempat, kakak adik Mas Ilham Mas Thareq, ponakan dan cucu sudah dikumpulkan, keluarga dekat," ujar Rusli di RSPAD, dikutip dari 

Rusli memohon doa kepada seluruh rakyat Indonesia untuk sang paman. Saat ini, Habibie masih menjalani perawatan intensif.

" Minta doanya semua, zikir," kata pria yang menjabat sebagai Gubernur Gorontalo tersebut.

Sebelumnya, pada pukul 15.40 WIB, Thareq terlihat tiba di RSPAD. Turun dari mobil, dia bergegas menuju ruang perawatan sang ayah.

Thareq pun enggan memberikan keterangan mengenai kondisi sang ayah. Dia segera masuk ke ruang perawatan.

Sumber: 

Beri Komentar
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie