Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream – Seorang anak memiliki keutamaan untuk berbakti kepada orangtua. Sudah banyak dipahami dan diajarkan Rasululllah jika ridho orangtua akan menjadi langkah terbaik dalam menjalani kehidupan.
Dari Abdullah bin 'Amru ra ia berkata, Rasulullah SAW bersabda, " ridho Allah tergantung pada ridho orangtua dan murka Allah tergantung pada murka orangtua.”
Dalam hadist tersebut sangat jelas disebutkan tentang kewajiban seorang untuk mendapatkan ridho orangtua. Karena dalam ridho orangtua itulah ridho Allah akan menyertai.
Seorang anak sebaiknya tidak melakukan sesuatu yang dapat memancing kemarahan orangtua. Terlebih bila perbuatan tersebut dapat melukai hati mereka.
Bila nantinya antara anak dan orangtua memiliki perbedaan pendapat, sebaiknya diselesaikan dengan cara yang lembut. Tidak berkata buruk atau sampai berbuat kasar pada orangtua.

Hubungan orangtua dan anak tidak selalu berjalan mulus. Terkadang ada perbedaan pendapat yang membuat kondisi rumah menjadi tidak tenang.
Meskipun begitu, sebagai anak jangan sampai tidak menghormati orangtua. Sebagai langkah pertama ada baiknya memohon kepada Allah agar diberikan jalan terbaik sehingga hati orangtua dapat menjadi luluh.
Berikut adalah doa untuk mendapatkan ridho dari orangtua.

Robbi zidnii ilmma, wawassih liifii rizqii, wabariklii fiimaa rozaqtanii, waj'al ni mahbuunnaa fii qulubi ibaadika, wa'azizzaa fii uyuu nihim, waj'alnii wajihhaa fiddunyaa wallaa hiroti minal muqorrobiin, yaakasiironnawal, yaa hasanal fi'aal, yaa qoo immaa bilaa zawaal, yaa mubdian bila misaal, falakal hamdu, walminnat, wassarofu alakulli haal.
Artinya:
" Ya Allah berilah aku tambahan ilmu. Luaskanlah rizkiku. Dan berkahilah harta yang Engkau berikukan padaku. Jadikan aku disenangi di hati hamba-hambu-Mu. Dan mulia di mata mereka. Jadikan aku di dunia dan akhirat termasuk orang-orang yang dekat (kepada Allah)"
Pada kaliamat " waj'al ni mahbuunnaa fii qulubi ibaadika" tambahkan setelah kata " ibaadika" dengan " wa qalbi ummi" menjadi " fi qulubi ibadika wa qalbi ummi" yang artinya disenangi di hati hamba-hambamu dan di hati ibuku.
(Sumber: Brilio.net)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan