Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Berdoa (Foto: Shutterstock.com)
Dream - Urusan dunia tak bisa dianggap remeh. Bahkan urusan ini dapat berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Apa yang kita lakukan di dunia ini dapat membawa akibat pada urusan akhirat.
Dosa yang muncul akibat segala kesalahan kita dapat mengurangi himpunan pahala. Sebaliknya setiap kebaikan sekecil kerikil sekalipun bisa jadi menjauhkan manusia dari siksa api neraka.
Dalam menjalani kehidupan untuk urusan dunia, tidak selamanya manusia diberikan kemudahan dan kelancaran. Seorang pedagang bisa jadi saat ini sedang menghadapi kesabaran karena barang niaga yang tak laku karena wabah Covid-19.
Sementara sebuah keluarga terpaksa menahan diri di rumah tanpa bisa mencari nafkah karena mengikuti anjuran untuk mengisolasi diri demi mencegah tertular atau menulari virus corona kepada orang lain.
Dalam kondisi seperti saat ini, manusia dianjurkan banyak memohon ampunan kepada Allah dan meminta agar urusan duniawi dimudahkan. Salah satunya dengan membaca doa yang terdapat dalam Alquran, tepatnya Surat Ali Imran ayat 193.

Allahumma innana sami'na munadiyan yunadi lil imani an aminu birabbikum fa amanna, rabbana faghfirlana dzunubana wakaffir 'anna sayyiatina watawaffana ma'al abrar.
Artinya,
" Ya Tuhan kami, sesungguhnya kami mendengar (seruan) yang menyeru kepada iman, (yaitu): 'Berimanlah kamu kepada Tuhanmu', maka kamipun beriman. Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan hapuskanlah kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami beserta orang-orang yang banyak berbakti."
Dream - Kesulitan hidup kini tengah dirasakan banyak orang. Wabah virus corona membuat orang khawatir sekaligus kehilangan mata pencaharian.
Covid-19 merupakan perkembangan dari penyakit yang berasal dari virus corona biasa. Sebelumnya, virus corona menyebabkan beberapa penyakit, salah satunya MERS.
Sejumlah penelitian menyatakan Covid-19 sebenarnya bukanlah virus yang kuat. Tetapi, penyebarannya begitu cepat karena manusia enggan melindungi diri dengan cuci tangan dan pakai masker.
Agar tak tertular virus ini, kita dianjurkan berada di dalam rumah. Dampaknya, aktivitas kita di luar lumpuh total.
Berada di situasi seperti sekarang ini tentu terasa sulit. Belum lagi jika kebutuhan pokok mulai menipis.
Agar segera lepas dari kesulitan hidup, ada baiknya membaca doa yant tercantum dalam Surat Al Anbiya' ayat 87. Insya Allah, segala kesulitan akan segera menghilang.

La ilaha illa anta subhanaka inni kuntu minadh dholimin.
Artinya,
" Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sungguh aku termasuk orang-orang yang zalim."
Dream - Pandemi virus corona yang kini tengah melanda Indonesia tidak hanya berdampak pada kesehatan. Lebih dari itu, virus tersebut berdampak besar terhadap perekonomian.
Banyak orang kehilangan pemasukan selama masa pandemi Covid-19 yang entah kapan akan berakhir. Perputaran uang pun sedikit terhenti akibat tidak banyak orang belanja atau bepergian.
Kondisi seperti sekarang ini tentu menyulitkan para pekerja informal, pengusaha kaki lima, pelaku UKM, hingga driver ojek dan taksi online. Pemasukan mereka yang biasa digunakan untuk memenuhi kebutuhan hidup sekaligus kelangsungan usaha jadi berhenti.
Situasi semakin terasa sulit bagi mereka yang memiliki utang. Tidak sedikit masyarakat yang memohon keringanan pembayaran cicilan utang.
Dalam kondisi saat ini, Rasulullah Muhammad SAW mengajarkan doa agar kita terlepas dari utang. Doa tersebut terdapat dalam hadis riwayat Imam Abu Dawud.

Allahumma inni a'udzu bika minal hammi wal hazan. Wa a‘udzu bika minal 'ajzi wal kasal. Wa a'udzu bika minal jubni wal bukhl. Wa a'udzu bika min ghalabatid daini wa qahrir rijal.
Artinya,
" Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kebingungan dan kesedihan, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan, aku berlindung kepada-Mu dari ketakutan dan kekikiran, aku berlindung kepada-Mu dari lilitan utang dan tekanan orang-orang."
Sumber: NU Online
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya