Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ferdy Sambo
Dream - Ridwan Soplanit menjadi polisi dari Polres Metro Jakarta Selatan yang pertama kali datang ke rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga setelah pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Saat menjadi saksi dalam persidangan kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir J dengan terdakwa Irfan Widianto, mantan Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan itu mengaku melihat mayat Brigadir J.
Pria bernama lengkap Ridwan Rhekynellsom Soplanit itu juga melihat beberapa lubang di dinding bagian dekat tangga. Selain itu, ada pula selongsong peluru yang berserakan di lantai. Di rumah itu, Soplanit mendapat penjelasan dari Ferdy Sambo.
" Saat dia (FS) sambil menjelaskan, kemudian pada saat dia menunjukkan ke arah pintu kamar, bahwa 'ini sebenarnya ini kejadian akibat dari istri saya dilecehkan'," kata Soplanit saat bersaksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
" Ini istri saya dilecehkan dan peristiwa ini juga sebelumnya di Magelang. FS sempat sampaikan itu," tambah Soplanit.
Menurut Soplanit, Ferdy Sambo juga memukul tembok dengan tangan kanannya saat bercerita. Kepala Ferdy Sambo bersandar pada tembok
" Dan dia kembali lihat saya. Saya lihat FS matanya sudah berkaca-kaca seperti sudah mau menangis. Tampak sedih," imbuh Soplanit.
Setelah itu, Soplanit menyampaikan kepada Ferdy Sambo untuk segera mendatangkan tim olah tempat kejadian perkara dari Polres Metro Jakarta Selatan. (Merdeka.com)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya