Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Foto: Instagram.com/ Dramaojol.id
Dream - Marka kejut atau yang lebih dikenal pengendara di Indonesia sebagai polisi tidur banyak digunakan masyarakat untuk memperlambat laju kendaraan.
Namun membuat polisi tidur tak boleh sembarangan. Ada regulasinya yang mengatur bentuk marka kejut maupun lokasi yang diperbolehkan.
Tetapi fakta di lapangan memperlihatkan masih banyak polisi tidur yang dibuat asal-asalan. Marka kejut itu dibuat dengan ukuran yang berbeda-beda dan sering kali jumlahnya berlebihan.
Alhasil para pengendara yang melintas menjadi kurang nyaman saat melawati jalan tersebut. Seperti yang dialami salah satu pengendara ojek online dan tengah ramai dibahas di media sosial baru-baru ini.
Si driver merekam sebuah jalan pemukiman di sebuah wilayah di Bandung, Jawa Barat. Dia terkejut saat melihat jumlah polisi tidur yang harus dilintasi.
Tak kalah iseng, si driver dan penumpang kompak menghitung jumlah polisi tidur yang mereka lintasi.
Dalam video terdengar sang driver melewati 16 polisi tidur sampai ujung gang.
Postingan itu pun sontak dibanjiri komentar jenaka warganet.
" Ga kebayang kan kalo orang lagi bunting lewat, bisa keguguran" Tulis akun @riskywahyupratama
" Kalo dilaporin pasti kena sidak. Ada aturannya untuk membangun polisi tidur" Tambah akun @dekguswk.
Meski begitu ada juga yang mendukung pembangunan polisi tidur dengan jumlah yang banyak untuk alasan keamanan.
" Itukan gang sempit, buka pintu langsung jalan kayak nya, takut nya ada anak anak kecil tiba tiba keluar, takut ketabrak, biar bawa motor nya pelan2 maka nya dibikin polsleep" Tulis akun @petanimudajkt.
Kalau menurutmu sebaiknya bagaimana?
Lihat postingan ini di Instagram
Dream - Berbicara mengenai drama driver ojek online (ojol) dan penumpangnya memang takkan ada habisnya.
Setiap driver yang bertugas biasanya hadir dengan berbagai kisah. Baik suka, duka, bahkan yang konyol sekalipun seringkali sukses menjadi viral.
Misalnya saja saat para driver ojek online mendapatkan tip dari penumpangnya, terkadang ada saja yang bikin geleng kepala.
Hal itu terlihat dari berbagai curhat driver ojek oline di media sosial yang Dream.co.id himpun dari berbagai sumber.
Dari pada semakin penasaran, yuk langsung deh intip dibawah ini:
1. Gondok sih, tapi tetep dimaafin deh. Mulai dari nol ya

2. Cara-cara terselubung mendapatkan lelaki

3. Rezeki emang enggak kemana ya pak. Rp 1,5 juta itu

4. Yang ini juga jadi auto kaya. Coba aja di rupiahin

5. Ayo sama-sama kita amin-kan

6. Mulai sekarang Rp 2000 sama Rp 20.000 jangan digabungin lagi

7. Yo enggak rugi pak, Rp 1 jutaan lebih itu kalau dirupiahkan.

8. Udah nganterinnya kehujanan, eh malah kena tipu anak sekolahan.

Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya