Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ketua GNPF MUI Ustaz Bachtiar Nashir Di Mapolda Metro Jaya (Dream.co.id/M Ilman Nafi'an)
Dream - Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), Ustaz Bachtiar Nashir, memenuhi panggilan polisi. Dia diperiksa sebagai saksi kasus dugaan makar yang menjerat aktivis Sri Bintang Pamungkas.
Bahtiar mengaku menghadiri pertemuan di Universitas Bung Karno sebelum demonstrasi 4 November 2016. Dia diundang oleh Panitia Haul Presiden RI pertama, Soekarno.
" Saat itu saya diundang sebagai pembicara pada haul Bung Karno, di Universitas Bung Karno. Cuma itu saja, oleh panitia, sebelum 411," kata Bachtiar di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu 1 Februari 2017.
Dia menambahkan, tidak mengetahui siapa orang yang menginisiasi acara yang digelar di aula kampus tersebut.
" Acaranya mendengarkan saya, juga disuruh membuat statement dan saat itu saya cerita saya orang luar batang dan ada penggusuran," ucap dia.
Bachtiar menegaskan tidak ada pembicaraan terkait isu makar dalam acara tersebut. " Tidak ada, saya tidak bicara soal itu (makar)," ujar dia.
Sebagai Ketua GNPF MUI, Bachtiar hanya berharap semua kegiatan yang telah dia lakukan bertujuan untuk kedamaian bangsa dan negara.
" Intinya gini, atas nama Ketua GNPF, saya berharap apa yang sudah kita jalankan dengan penuh kedamaian ini kita alokasikan agar bangsa ini bisa lebih kuat, bisa lebih bersatu lagi, bisa lebih bersinergi lagi dan tidak ada kegaduhan-kegaduhan yang membuat kontraproduktif dan memancing emosi," kata dia.
© Dream
Rizieq dan Munarman Turut Diperiksa
Selain Bachtiar, polisi juga memanggil Imam Besar Front Pembela Islam Habib Rizieq Syihab dan juru bicara FPI Munarman. Mereka akan diperiksa terkait kasus yang sama.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan ketiganya akan diperiksa seputar pertemuan mereka dengan para tersangka makar.
" Ikut pertemuan. Nanti ditanya diundang dengan siapa, pertemuannya dengan yang lain," ucap dia.
Selanjutnya, Argo mengatakan pihaknya telah mengantisipasi adanya massa yang mengawal tokoh FPI itu. Untuk itu, polisi telah melakukan pengamanan di tiga titik di DKI Jakarta.
" Untuk pengamanan, massa infonya ada dua ribuan, kita lakukan pengamanan di tiga titik. Di Masjid Al Azhar, kemudian sepanjang jalur yang akan dilalui masa dan terakhir di Mapolda Metro Jaya," ujar Argo.
Tetapi, Argo enggan menyebutkan berapa jumlah personel keamanan yang diturunkan. Dia hanya menjelaskan polisi mendapat bantuan dari TNI dalam menjalankan pengamanan tersebut.
" Yang pasti kami sudah siapkan personel, dibantu dari anggota Kodam Jaya," ungkap dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya