Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jay Warren, Dulu Tajir Kini Mendadak Jadi Gembel. (Foto: Instagram Jay Warren)
Dream - Seorang anak dari keluarga kaya raya yang terbiasa hidup dari uang orangtuanya mengalami kenyataan pahit ketika menjalani kehidupan di jalanan sebagai gelandangan.
Tampil di acara Rich Kids Go Homeless di 5Star, Jay Warren, dari Cambridgeshire, mengatakan dia 'kecanduan untuk menghabiskan uang' dan hidup dari kekayaan ayahnya yang senilai 4 juta poundsterling.
Pemuda 24 tahun itu mengaku terbiasa melakukan perjalanan dengan jet pribadi, mobil mewah, dan pakaian mahal yang berharga ribuan poundsterling.
Sebelum menghabiskan tiga hari menyamar jadi gelandangan di jalanan London, Jay menganggap mereka adalah orang-orang yang malas, kotor, dan kecanduan narkoba.

Jay juga menganggap orang-orang yang bilang bahwa uang tidak bisa membeli segalanya adalah kelompok orang yang tidak waras.
Namun, setelah seharian hidup di jalanan sebagai tunawisma, kesombongan Jay runtuh. Terlebih lagi ketika dia berteman dengan Reese, pemuda 20 tahun yang telah jadi gelandangan selama 8 bulan dan sekarang kecanduan narkoba.
Reese mengatakan dia sebenarnya tidak ingin kecanduan narkoba. Tapi justru obat terlarang itu merupakan satu-satunya pelarian dari kenyataan pahit selama hidup di jalanan.
" Obat-obatan terlarang membuat saya merasa lebih buruk. Saya tidak habis pikir hal ini terjadi pada saya. Saya takut dan saya bahkan tidak tahu harus berbuat apa," ujar Reese.
Jay mengatakan perbincangan dengan Reese telah membuka matanya bahwa uang tidak bisa melindungi seseorang dari pengalaman buruk.
" Tidak peduli saya berasal dari latar belakang yang istimewa, sedangkan dia tidak. Pada akhirnya kami memiliki pengalaman serupa dalam hidup ini, dan saya kira uang tidak akan mencegah Anda untuk mengalami hal-hal buruk," kata Jay.
Hidup sebagai gelandangan selama tiga hari adalah pengalaman yang sulit bagi Jay. Setelah diturunkan di sekitar stasiun King's Cross, Jay mulai mengemis.
Saat itu Jay yakin bahwa dia bisa keluar dari jalanan dalam sehari, dengan mengemis dan menggunakan uang yang dia dapatkan untuk menjual karya seni yang terbuat dari sendok kayu.
Dia pikir usahanya itu akan memberinya cukup uang untuk menemukan kamar hotel 'setengah layak' dan segelas sampanye. Namun, setelah mengemis dia hanya mendapatkan 25 poundsterling pada malam pertamanya.
Jay segera menyadari bahwa orang-orang yang lewat telah mengabaikan usahanya untuk mendapatkan uang, meski dengan cara yang lebih beradab sekalipun.

" Banyak orang melihat saya, tapi mereka sengaja menghindari saya, dan pura-pura tidak mendengarkan saya," katanya.
Pengalaman ini telah menyentuh hati Jay dan membuatnya sadar bahwa bertahan hidup di jalanan lebih sulit daripada yang dia bayangkan. Jay bahkan sudah siap untuk menyerah.
Jay sangat terkejut dengan pengalaman hidup jadi gelandangan. Jay mengatakan dia mungkin tidak akan berhenti memikirkannya selama bertahun-tahun setelah acara ini selesai.
Sumber: The Sun
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya