Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kim Jong Un, Pemimpin Korea Utara
Dream - Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, dikabarkan mengeksekusi satu dari beberapa jenderal yang merencanakan kudeta. Menurut laman Metro.co.uk, proses eksekusi ini terinspirasi film James Bond.
Jenderal yang ingin makar itu dilempar ke dalam tangki yang didesain khusus. Tangki berisi ikan piranha itu disebut berada di salah satu istana milik Kim Jong Un.
Sumber yang dikutip The Star menyebut, sebelum dimasukkan ke dalam tangki penuh piranha, lengan dan torso sang jenderal disayat dengan pisau.
Meski demikian, tidak ada konfirmasi yang menyebut apakah sang jenderal mati karena luka sayatan atau karena gigitan piranha.
Sumber yang tak disebutkan namanya itu mengatakan, ikan piranha itu khusus diimpor dari Brazil.
Kim disebut terinspirasi dari film James Bond The Spy Who Loved Me, yang rilis pada 1977.
Dalam film itu, musuh agen Inggris, Karl Stromberg, membunuh lawannya dengan memasukkannya ke dalam akuarium penuh dengan hiu.
Kim Jong Un dilaporkan membuat sejumlah metode eksekusi di Ryongsong, untuk menakuti massa yang membangkang perintahnya.
Selain melemparkan korban ke piranha, dilaporkan, Kim juga mengirim para pembangkannya ke macan, penggal, dibakar hidup-hidup, serta dibakar menggunakan senjata anti-tank.
Namun laporan yang muncul di sejumlah media Inggris ini diragukan berbagai kalangan. Salah satunya dipaparkan oleh laman hoaxes.id yang khusus mengupas artikel tersebut.
Laman tersebut menilai ada kejanggalam dalam laporan kekejaman Kim Jong Un tersebut. Salah satunya adalah artikel yang tak menjelaskan detail nama jenderal yang dibunuh, waktu kejadian, dan kronologisnya.
Artikel itu juga meragukan karena, masih menurut laman tersebut, piranha memiliki perilaku yang tak pernah menyerang manusia. Bahkan laman ini menyebut Piranha seperti semut yang hanya membersihkan organisme yang sudah mati agar air tetap bersih dan bebas mayat.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya