Daftar Fakta dan Hoax Seputar Wabah Covid-19

Reporter : Reni Novita Sari
Selasa, 31 Maret 2020 15:00
Daftar Fakta dan Hoax Seputar Wabah Covid-19
Yuk kita simak pentingnya mengetahui fakta dan hoax seputar Covid-19

Dream -  Di tengah pandemi virus corona jenis baru, Covid-19, banyak informasi berseliweran. Namun tidak semua benar, beberapa di antara informasi itu hanya kabar bohong alias hoaks belaka.

Kita harus pandai-pandai memilah dan memilih informasi, sehingga bisa melakukan mencegah virus corona dengan tepat. Bila tidak memilih informasi yang benar, bisa memunculkan kepanikan, bahkan justru menghambat pencegahan penularan wabah Covid-19. 

Yuk, kita simak deretan fakta dan hoaks seputar Covid-19 yang berhasil dirangkum oleh Dream dari laman resmi covid19.co.id.

1 dari 22 halaman

1. HOAX: Minum Alkohol Bisa Bunuh Coronavirus

 Alkohol© Ilustrasi foto : pixabay.com

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa tidak benar minum alkohol bisa membunuh virus Covid-19. Ketika virus telah memasuki tubuh seseorang, menyemprotkan alkohol atau bahkan meminumnya tidak akan bisa membunuh virus tersebut.

WHO menegaskan bahwa alkohol dan klorin bisa dipakai untuk mendesinfeksi permukaan suatu benda. Namun keduanya harus digunakan dengan rekomendasi yang tepat.

2 dari 22 halaman

2. HOAX: Minum Teh Mencegah Penularan Covid-19bahwa tidak benar minum alcohol bisa membunuh virus Coviid-19. Ketika virus telah memasuki tubuh seseorang, menyemprotkan alcohol atau bahkan meminumnya tidak akan bisa membunuh virus tersebut. WHO menegaskan

 minum teh© Ilustrasi foto : liputan6.com

Minum teh dapat membantu mencegah penularan Covid-19 pada tubuh manusia adalah klaim yang tidak ada bukti ilmiahnya. Selain itu, tidak ditemukan penelitian yang kredibel yang menggunakan teh panas untuk menyembuhkan pasien yang terinfeksi virus Covid-19.

Seorang ahli imunologi membantah jika teh bisa mencegah penularan Covid-19, menurutnya virus Covid-19 menginfeksi sel epitel alveolar di paru-paru, sementara teh yang diminum tidak akan mencapai paru-paru.

3 dari 22 halaman

3. HOAX: Covid-19 Adalah Sejenis Jamur

Dilansir dalam laman resmi WHO, Diketahui bahwa Covid-19 merupakan keluarga besar sindrom pernapasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan sindrom pernapasan akut parah (SARS), dan ketiganya adalah virus corona.

4 dari 22 halaman

4. HOAX: Bawang Merah yang Dikupas Bisa Menyedot Virus Covid-19

 bawang merah© Ilustrasi foto : liputan6.com

Klaim bawang merah yang dikupas bisa menyedot dan membunuh virus adalah klaim yang salah. Klaim ini adalah hoax lama yang kembali diedarkan dan dikaitkan dengan wabah Covid-19.

Situs pemeriksaan luar negeri, snopes.com, telah menyatakan bahwa menempatkan bawang potong dalam mangkuk di sekitar rumah tidak akan melawan virus, bahkann virus flu sekalipun. Organisasi National Onion Association (NOA) mengklaim bahwa hal tersebut hanyalah mitos.

5 dari 22 halaman

5. HOAX: Ganja Mampu Menangkal Corona

 daun ganja© Ilustrasi foto : pixabay.com

Ganja dapat menangkal virus Covid-19 adalah informasi yang salah. Sampai saat ini belum ada bukti bahwa kandungan dalam ganja dapat menangkal Covid-19. Pimpinan Sains, Dr Andy Yates, mengklaim bahwa hal tersebut merupakan informasi yang menyesatkan.

6 dari 22 halaman

6. HOAX: Coronavirus Hancur dengan Air

 mencuci tangan hanya dengan air© Ilustrasi foto : pixabay.com

Klaim bahwa virus corona akan hancur dengan air adalah klaim yang salah. Ahli kesehatan dan Organisasi Kesehatan Dunia WHO juga mengatakan air biasa tidak bisa membunuh virus, dan pedoman dari Lembaga kesehatan merekomendasikan agar orang-orang mencuci tangan dengan air dan sabun atau menggunakan pembersihkan tangan berbahan alkohol untuk membunuh virus di tangan. Sedangkan, untuk membunuh virus di benda-benda mati menggunakan cairan disinfektan.

7 dari 22 halaman

7. HOAX : Berkumur dengan Air Hangat dan Garam atau Cuka Dapat Hilangkan Virus Corona

Berkumur dengan kombinasi air hangat, garam, dan cuka, digunakan sebagai cara menghilangkan gejala yang berhubungan dengan pilek dan flu seperti sakit tenggorokan tidak ada bukti bahwa hal tersebut dapat menangkal dan menghilangkan infeksi dari covid-19.

Minum air yang yang cukup agar terhindar dari dehidrasi merupakan saran kesehatan, tetapi berkumur dengan kombinasi cuka diragukan menghilangkan virus corona.

Sementara, klaim minum air putih dapat mencegah corona, fakta menurut WHO menyarankan untuk memperbanyak minum air putih, namun mereka tidak membenarkan jika air putih dapat menyembuhkan corona.

8 dari 22 halaman

8. HOAX: Mengonsumsi Pisang dapat Tangkal Corona

Buah pisang memang memiliki banyak manfaat bagi tubuh, tetapi belum ada penelitian bahwa pisang dapat menangkal Covid-19. Penyakit yang bisa dicegah dengan mengonsumsi pisang diantaranya, penyakit tekanan darah, asma, kanker, jantung, hingga diabetes

9 dari 22 halaman

9. HOAX: Ibu Hamil dapat Menularkan Virus Covid-19 pada Kandungannya

 ibu hamil© Ilustrasi foto : shutershock

Sampai saat ini tidak ada bukti kuat yang menunjukkan virus menular dari ibu ke janinnya atau mempengaruhi bayinya nanti. Masalah ini masih dalam tahap penelitian. Yang penting, ibu hamil harus melakukan tindakan pencegahan untuk melindungi diri dari paparan virus dan mencari pengobatan secepatnya bila mengalami gejala-gejala seperti demam, batuk atau sesak napas.

10 dari 22 halaman

10. HOAX : Bawang Putih dapat Mencegah Penularan Covid-19

 bawang putih© Ilustrasi foto : pixabay.com

Menurut WHO bawang putih adalah makanan sehat yang mungkin memiliki beberapa sifat antimikroba. Namun, tidak ada bukti bahwa makan bawang putih telah melindungi orang dari virus corona.

11 dari 22 halaman

11. HOAX : Air Panas dapat Mencegah Penularan Covid-19

Mandi air panas tidak dapat mencegah Anda dari Covid-19. Suhu tubuh normal Anda tetap di sekitar 36,5° C hingga 37° C terlepas dari suhu air. Sebenarnya, mandi dengan air yang sangat panas bisa berbahaya, karena bisa membakar kulit.

12 dari 22 halaman

12. FAKTA: Tidak Merokok Dapat Mencegah Penularan Covid-19

 merokok© Ilustrasi foto : pixabay.com

WHO secara resmi telah mengumumkan bahwa perokok memiliki risiko yang tinggi jika tertular virus Covid-19.

13 dari 22 halaman

13. FAKTA: Virus Covid-19 Tidak Bisa Dicegah dengan Minum Antibiotik

Antibiotik tidak bekerja melawan virus, hanya bakteri. Virus corona baru adalah virus dan oleh karena itu, antibiotik tidak boleh digunakan untuk pencegahan ataupun pengobatan. Antibiotik hanya digunakan sesuai arahan dokter untuk mengobati infeksi bakteri.

14 dari 22 halaman

14. FAKTA: Virus Corona Tidak Menular dari Cairan ASI

 menyusui© Ilustrasi foto : hellosehat.com

Karena pentingnya pemberian ASI, ibu yang sedang menyusui dapat melanjutkan ASI sambil terus melakukan tindakan-tindakan pencegahan. Sebagaimana virus-virus pernapasan yang lain, virus corona baru tidak menular melalui cairan ASI.

15 dari 22 halaman

15. FAKTA: AC Tidak Dapat Membunuh Virus Corona

Tidak ada bukti yang menunjukkan cuaca dingin dapat membunuh virus corona baru atau penyakit lainnya. Sehingga, ruangan ber-AC pun tidak mencegah penularan Covid-19. Terlepas dari suhu eksternal atau cuaca suhu tubuh manusia normal tetap sekitar 36,5° C hingga 37° C.

16 dari 22 halaman

16. FAKTA: Mencuci Tangan dengan Sabun Mencegah Penularan Corona

WHO menyarankan cara paling efektif untuk melindungi diri dari virus corona (COVID-19) adalah dengan sering mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir atau bila tidak tersedia, cairan pembersih berbahan alkohol (minimal 60%).

17 dari 22 halaman

17. FAKTA: Alkohol dan Klorin Tidak Boleh Disemprotkan Ke Tubuh Manusia

Menyemprotkan alkohol atau klorin ke seluruh tubuh tidak akan membunuh virus yang telah memasuki tubuh. Menyemprotkan zat-zat semacam itu justru bisa merusak pakaian dan selaput lendir (yaitu mata, mulut).

Ketahuilah bahwa alkohol dan klorin dapat berguna untuk mendisinfeksi permukaan benda mati, tetapi perlu digunakan di bawah rekomendasi yang tepat.

18 dari 22 halaman

18. FAKTA: Paket dari Wilayah Covid-19 Aman Diterima

Kecil kemungkinan barang komersial terkontaminasi dari orang yang terinfeksi dan kecil juga risiko tertular virus corona baru dari paket yang sudah berpindah, berada dalam perjalanan, dan terpapar kondisi serta suhu yang berbeda-beda.

19 dari 22 halaman

19. FAKTA: Virus Menyebar Melalui Cairan Penderita

Virus berpindah melalui percikan batuk/bersin orang sakit yang kemudian terhirup orang lain atau menempel di permukaan benda yang kemudian disentuh lalu masuk melalui mata, hidung atau mulut orang lain

20 dari 22 halaman

20. FAKTA: Masker Kain Bisa Mencegah Penularan Covid-19

 masker kain© Ilustrasi foto : liputan6.com

Masker Kain terbukti dapat mencegah penularan Covid-19 sebanyak 80%. Jumlah masker di pasaran sangat terbatas dan tenaga kesehatan harus mendapatkan masker agar dapat menjalankan tugas-tugas mereka. Kita dapat membantu kerja petugas kesehatan dengan tidak membeli atau menggunakan masker kain.

21 dari 22 halaman

21. FAKTA: Lansia dan Orang Mempunyai Riwayat Penyakit Berrisiko Tinggi Jika Tertular Covid-19

 lansia© Ilustrasi foto : freepik.com

Infeksi virus corona baru dapat berakibat fatal dan kebanyakan itu terjadi di kelompok lansia (lanjut usia) dan mereka yang masalah kesehatan menahun (kronis), seperti tekanan darah tinggi, diabetes atau penyakit jantung.

22 dari 22 halaman

22. FAKTA: Pengukur Suhu tidak Menentukan Seseorang Terinfeks Covid-19

Pemindai termal efektif mendeteksi orang yang mengalami demam (yaitu memiliki suhu tubuh lebih tinggi dari normal), yang bisa terjadi karena infeksi.

Namun, pemindai termal tidak dapat mendeteksi orang yang terinfeksi tetapi belum menunjukkan demam. Ini karena dibutuhkan antara 1 dan 14 hari sebelum orang yang terinfeksi menjadi sakit dan mengalami demam

Beri Komentar