Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
© MEN
Dream - Menteri Kesehatan (Menkes), Budi Gunadi Sadikin, melaporkan jumlah kasus gagal ginjal akut pada anak per 1 November 2022 menembus 325, sebanyak 178 di antaranya meninggal dunia.
" Data kemarin yang kita monitor ada 325 kasus gagal ginjal akut di seluruh Indonesia," kata Budi Gunadi, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu 2 November 2022.
" Meninggalnya 178 dari 325 sekitar 54 persen. Ini sudah menurun dari kondisi sebelumnya yang sempat mencapai 60 persen," tambah dia.
Dia mencatat, daerah dengan penyumbang kasus terbanyak adalah DKI Jakarta. Kemudian disusul oleh Jawa Barat, Jawa Timur, Banten, Aceh, Sumatera Barat, dan Bali.
Sebelumnya, Budi mengaku sudah menemukan obat untuk penyakit Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal atau Acute Kidney Injury (AKI) secara misterius pada anak-anak. Adapun obat tersebut adalah fomepizole.
" Sudah ketemu obatnya, namanya fomepizole. Di Indonesia belum ada, kemarin kita ambil dari Singapura, kita hand carry ke sini, kita coba dulu ini antidotnya, kita coba ke 10 pasien di RSCM" katanya di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Jumat 21 Oktober 2022.
Dia mengungkapkan, dari 10 pasien di RSCM yang diberi obat ini, terlihat kondisi yang membaik
" Setelah diberi obat ini, sebagian membaik, sebagian stabil tidak menurun. Jadi kami merasa confident bahwa obat ini efektif. Sekarang pemerintah Indonesia mendatangkan lebih banyak lagi (obatnya)," imbuhnya.
Sumber: Merdeka.com
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya