Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Boneka Anak Ini Diminta Dihilangkan Dari Museum Di Korsel (World Of Buzz)
Dream - Sebuah tayangan berseri asal Korea Selatan, Squid Game, sukses menyedot perhatian publik. Alur ceritanya yang menyeramkan berbasis permainan tak manusiawi mampu menarik minat banyak penonton meski hanya tayang di aplikasi hiburan.
Tetapi, kisah sukses itu ternyata menimbulkan persoalan baru. Kengerian yang tercipta lewat serial tersebut ternyata berpengaruh ke dunia nyata.
Di Korsel sendiri, saat ini muncul desakan untuk menghilangkan boneka anak raksasa yang dalam serial Squide Game dikenal dengan Red Light Green Light Doll. Banyak orang jadi merasa takut melihat boneka itu.
Dalam serial yang tayang pertama kali pada 17 September 2021, boneka tersebut muncul dengan kesan menggemaskan pada awalnya. Namun lama kelamaan malah jadi menyeramkan karena peran boneka tersebut di serial itu sebagai penentu.
Dilansir dari Koreaboo, Red Light Green Light Doll bukanlah boneka yang tercipta dengan efek komputer. Boneka tersebut benar-benar ada di dunia nyata.
Boneka tersebut terletak di Museum Kereta dan Taman di daerah Jincheon, Korea Selatan. Boneka ini menjadi inspirasi pembuatan serial Squide Game
Dikutip dari Worldofbuzz, banyak spekulasi menyebut tim produksi drama meminjam boneka raksasa tersebut dari museum untuk dijadikan properti syuting. Lalu setelah selesai, dikembalikan lagi ke tempat asalnya.
Awalnya, masyarakat menganggap biasa keberadaan boneka tersebut. Tetapi setelah Squid Game tayang, banyak orang meminta agar boneka itu dihilangkan dari museum karena dianggap menyeramkan.
Karena desakan itu semakin kuat, pengelola museum memutuskan menutupi boneka tersebut dengan plastik. Kemudian, boneka tersebut disimpan sehingga tak ada lagi yang melihatnya.
Laporan : Delfina Rahmadhani
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya