Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penemuan Batu Bertuliskan Lafal Basmalah Di Probolinggo (Liputan6.com)
Dream - Warga Krajan, Wringinanom, Kuripan, Probolinggo, Jawa Timur, dibuat heboh dengan temuan batu bertuliskan lafal basmalah dalam huruf Arab. Kalimat tersebut terlihat seperti ukiran alami.
Batu tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh Mustar pada Selasa kemarin. Dia mengaku melihat batu itu ketika sedang mandi di sungai.
" Goresan di batu itu membentuk kalimat 'Bismillahirrahmanirrahim' sehingga warga memberi nama batu itu batu Allah," ujar Mustar, dikutip dari Liputan6.com, Rabu 19 September 2018.
Menurut Mustar, sebelumnya batu tersebut terkubur tanah dan baru muncul beberapa tahun lalu. Tepatnya setelah lahar dingin Gunung Bromo mengalir.
" Ketemunya, ketika masuk musim nemor (kemarau) seperti sekarang ini. Karena banyak warga yang mandi di sekitar batu itu," kata dia.
Tak jelas, apakah tulisan yang disebut-sebut mirip lafas Basmalah itu terjadi karena proses alami, sengaja diukir pada zaman dahulu, ataupu pahatan baru. Yang pasti, banyak orang yang datang unguk melihatnya.
Kabar penemuan ini cepat tersebar. Warga menjadi penasaran ingin menyaksikan langsung batu tersebut.
Sebagian warga ada yang memfoto batu tersebut dan mengunggahnya ke media sosial. Seketika, kabar penemuan batu itu viral.
Sejumlah warga dari berbagai daerah datang berbondong-bondong ke Wringinanom. Mereka ingin melihat batu itu karena rasa penasaran.

Seperti yang dilakukan Choirul Umam. Dia rela menempuh perjalanan jauh dari Lamongan ke Probolinggo demi menyaksikan batu tersebut.
" Penasaran saja sih, karena di Facebook ramai dibicarakan," kata dia.
Choirul sempat merasa sanksi dengan goresan basmalah di batu itu. Awalnya, dia menduga itu merupakan buatan manusia.
" Tapi ternyata tidak, mungkin ini semata-mata karena kebesaran Allah SWT yang patut disyukuri," kata dia.
Hingga saat ini, belum diketahui apakah lafal basmalah tersebut terbentuk secara alami atau buatan manusia. Belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang terkait hal ini.
Sumber: Liputan6.com/Dian Kurniawan
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya