Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Ketua MUI KH Ma'ruf Amin (nawalaksp.id)
Dream - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH Ma'ruf Amin, menegaskan penggunaan vaksin Measles-Rubella (MR) menjadi wajib. Hal itu jika kondisi sudah dinyatakan bahaya.
" Menurut informasi dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Rubella ini sangat berbahaya. Kalau bahaya itu diyakini, kalau bahasa ulama, artinya memang bahaya, merupakan kewajiban," ujar Ma'ruf, dikutip dari nawalaksp.id, Rabu 19 September 2018.
Ma'ruf mengatakan, sebenarnya MUI sudah mengeluarkan fatwa terkait vaksin pada 2016. Dalam fatwa Nomor 4 Tahun 2016, MUI memutuskan hukum melakukan imunisasi untuk mencegah yang mengancam dan dapat menimbulkan kecacatan berkelanjutan bukan hanya mubah, namun menjadi wajib.
Apalagi jika berdasarkan pertimbangan masa depan. Contohnya, merusak generasi muda Indonesia.
" Kala generasi muda Indonesia akan seperti itu, kita akan menjadi bangsa yang lemah, akan kalah berkompetisi dengan bangsa lain," kata Ma'ruf.
Dream - Meski begitu, Ma'ruf menyayangkan sikap Kemenkes yang tidak meminta fatwa secara langsung kepada MUI. Padahal, imunisasi sudah berjalan selama dua tahun.
" Selama dua tahun itu, 2016-2018, tidak ada fatwa kehalalan," kata dia.
Baru pada 2018, terang Ma'ruf, ada fatwa mengenai vaksin Rubella. Itu juga dengan dasar kedaruratan dan belum ada pengganti vaksin yang halal.
" Hukumnya, ada kebolehan sesuatu yang dilarang. Yang dilarang, jika darurat, diperbolehkan," ucap Ma'ruf.
Lebih lanjut, Ma'ruf merasa prihatin dengan capaian imunisasi MR yang saat ini baru 48 persen. Dia menekankan harus ada upaya mellibatkan sejumlah pihak agar imunisasi ini berjalan maksimal.
" Kami, MUI, sudah mengeluarkan dua fatwa dan kami siap menyukseskan vaksin Rubella ini," terang dia. (ism)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa