8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan
Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?
Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
Dream - Indonesia sukses menciptakan Nusagard, vaksin pencegah kanker serviks (HPV) yang disebut memiliki efikasi yang masuk kategori tinggi. Vaksin pertama di Tanah Air itu dibuat Holding BUMN Farmasi yaitu PT Bio Farma, PT Kimia Farma dan PT Indofarma berkolaborasi dengan Merck Sharp & Dohme (MSD).
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (POM), Penny K. Lukito mengatakan, efikasi vaksin Nusagard mencapai 95 sampai 100 persen. Efikasi adalah kemampuan vaksin untuk memberikan manfaat bagi individu yang divaksin.
" Berdasarkan hasil evaluasi izin edar pada vaksin Nusagard ini memberikan harapan yang baik sekali, vaksin memiliki efikasi sampai 95 sampai 100 persen proteksi, dan dapat bertahan 10-12 tahun ini terbukti mampu mencegah kanker pada perempuan usia 9 sampai 45 tahun," kata Penny dikutip dari Merdeka.com, Kamis, 3 Agustus 2023.
Penny menyampaikan vaksin Nusagard rencananya akan digunakan pada Program Imunisasi Nasional pada 2023 mendatang. Program ini menyasar 2,9 juta anak usia kelas 5 dan 6 sekolah dasar (SD).
" Kehadiran vaksin HPV Nusagard diharapkan menginspirasi munculnya kolaborasi-kolaborasi lain agar lebih banyak lagi jenis vaksin dapat yang diproduksi di dalam negeri dan mendukung cita-cita Indonesia dalam mendorong kemandirian," ujar Penny.
Selain telah mengantongi izin edar, Badan POM menegaskan akan ikut terlibat dalam pengawasan penggunaan Nusagard dalam Program Imunisasi Nasional pada Agustus 2023 mendatang.
Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya mengatakan, peluncuran vaksin Nusagard merupakan upaya perseroan dalam pencegahan menuju generasi bebas kanker serviks.
" Bio Farma hadir untuk memberikan aksesibilitas, memastikan akses yang mudah dan terjangkau terhadap layanan terkait kanker serviks, dari mulai deteksi hingga vaksinasi," kata Dirut Bio Farma, Shodiq.
Kehadiran Nusagard di Indonesia ini, merupakan puncak dari kerja sama antara MSD dan Bio Farma yang telah terjalin sejak tahun 2016. Keberhasilan transfer teknologi vaksin HPV 4-valen MSD ke Bio Farma telah menghasikan vaksin HPV produksi lokal pertama di Indonesia.
" Kami berharap dapat menyaksikan Nusagard menjadi bagian dari program imunisasi HPV nasional pada bulan Agustus ini," tutup Shodiq.
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


Sering Lewatkan Sarapan? Kebiasaan Ini Diduga Bisa Meningkatkan Risiko Tekanan Darah Tinggi

Makan Malam Jam Berapa agar Metabolisme Tetap Sehat dan Tidur Lebih Nyenyak? Ini Kata Penelitian

Mengenal Aroma Parfum: Apa Arti Oud, Musk, Amber, hingga Vetiver dalam Bahasa Indonesia?

8 Kebiasaan di Dapur yang Diam-Diam Bisa Membahayakan Kesehatan, Nomor 1 Sering Dilakukan

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO