Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Peran Tukang Becak pada MTQ di Medan

Reporter : Ahmad Baiquni
Selasa, 18 September 2018 12:00
Peran Tukang Becak pada MTQ di Medan
Masyarakat Sumatera Utara turut menyambut MTQN ke-27

Dream - Ajang kompetisi seni membaca Alquran, Musabaqah Tilawatil Quran, ke-27 bakal digelar beberapa pekan lagi di Medan, Sumatera Utara. Acara ini dihelat pada 6 hingga 12 Oktober 2018.

Gaung penyambutan gelaran ini telah terdengar. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama sejumlah institusi menyemarakkan perhelatan akbar ini dengan menggiatkan sosialisasi kepada masyarakat ramai.

Sosialisasi dijalankan dengan berbagai acara. Mulai pemasangan baliho di sejumlah titik sentral Kota Medan, membuat iklan di media cetak maupun online, hingga mengajak para penarik becak turut serta dalam sosialisasi.

" Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sudah membagikan 1000 tenda becak MTQN ke-27 kepada para pengemudi becak di Medan dan beberapa kota lainnya di Sumut," ujar Plt Kanwil Kemenag Sumut, Darmansah, dikutip dari kemenag.go.id, Selasa 18 September 2018.

1 dari 1 halaman

Dari Pemerintah Sampai Tukang Becak

Darmansah mengapresiasi langkah Pemprov Sumut dalam membagikan tenda becak juga keterlibatan para penarik becak. Menurut dia, langkah tersebut menjadi cara yang cukup efektif dalam menyebarkan informasi tentang penyelenggaraan MTQ kepada masyarakat.

" Ini menunjukkan kepada rakyat Indonesia MTQN ke-27 di Medan tidak hanya disosialisasikan oleh kalangan pemerintahan, akademisi, maupun pejabat, tapi juga di kalangan masyarakat bawah atau tukang becak," kata dia.

Sosialisasi MTQ Nasional ke-27

Kota Medan, kata Darmansyah, sangat berbangga bisa menjadi tuan rumah MTQN. Menurut dia, ini adalah kali ke dua Medan menjadi tuan rumah.

" Perlu diketahui, Medan berkesempatan untuk menjadi tuan rumah MTQ Nasional untuk yang kedua kalinya, yang pertama yaitu di tahun 1968,” ucap dia.

MTQN kali ini akan diikuti sebanyak 1.555 peserta utusan kafilah dari 34 provinsi seluruh Indonesia. Mereka akan berlomba di 7 cabang dan 18 golongan seni baca Alquran.

Beri Komentar