Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Hangatnya Semangkuk Bubur Selamatkan Nenek dari Bunuh Diri

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 17 September 2018 15:02
Hangatnya Semangkuk Bubur Selamatkan Nenek dari Bunuh Diri
Si nenek sempat terlihat kebingungan di atas jembatan.

Dream - Kisah haru ini datang dari Negeri Tirai Bambu. Tentang semangkuk bubur hangat yang berhasil membuat seorang nenek membatalkan niatnya untuk bunuh diri.

Pada Rabu pekan lalu, dua orang polisi, diketahui bermarga Yang dan Lin, sedang berpatroli di dekat jembatan Xigang, Distrik Daliang, Provinsi Liaoning, China.

Keduanya mendapati seorang nenek berusia 75 tahun sedang mondar-mandir di atas jembatan, dikutip dari Asia One.

Nenek yang diketahui bermarga Lee itu terlihat membawa tas punggung lusuh. Dia juga tampak kebingungan.

Yang merasa khawatir dengan keselamatan Lee. Dia lalu mendekati nenek itu dan mengajaknya berbincang.

Kepada Yang, Lee mengatakan sedang jalan-jalan usai makan malam. Nenek itu juga mengaku sedang dalam perjalanan menuju rumah saudara perempuannya.

Tetapi, Lee enggan memberitahu mengenai keluarganya. Dia juga tidak mau mengatakan di mana tempat tinggalnya. 

1 dari 2 halaman

Berkat Bubur Hangat

Dream - Yang lalu membujuk Lee dan berhasil mengajaknya masuk ke mobil patroli. Kemudian membawa nenek itu ke kantor polisi.

Sesampai di kantor, Yang segera membuat bubur meski sebenarnya dia tidak pandai memasak. Dia lalu memberikan bubur hangat itu kepada Lee.

Yang sempat curiga Lee sebenarnya hendak bunuh diri. Tetapi, Lee tidak mau mengakuinya.

Sembari makan bubur, Lee mulai menangis. Dia baru mengakui ingin mengakhiri hidupnya.

 

2 dari 2 halaman

Penyebab Ingin Bunuh Diri

Dream - Sebabnya, dia menderita cukup banyak penyakit termasuk darah tinggi, penyakit jantung, diabetes dan sakit kaki. Dokter sampai tidak bisa mengetahui penyebab rasa sakit pada kaki Lee.

Hal itu membuat Lee putus asa. Dia kemudian berpikir ingin bunuh diri dengan melompat dari atas jembatan.

Polisi berhasil mengidentifikasi Lee menggunakan sistem pendeteksi wajah. Mereka lalu segera menghubungi keluarganya. (ism)

Beri Komentar