Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

TKW Indonesia 'Dijual' Online, KBRI Desak Singapura Bertindak

Reporter : Ahmad Baiquni
Senin, 17 September 2018 14:01
TKW Indonesia 'Dijual' Online, KBRI Desak Singapura Bertindak
Para TKW itu 'dijual' layaknya barang dagangan.

Dream - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Singapura mendesak pemerintah setempat segera menggelar investigasi terkait munculnya iklan online yang diduga menawarkan Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia sebagai asisten rumah tangga. 

Pemerintah memprotes keras iklan tersebut karena dianggap menyamakan para TKW seperti barang dagangan.

Iklan tersebut ditemukan di laman Carousell, diunggah lewat akun @maid.recruitment. Carousell sendiri merupakan laman jual beli online yang menawarkan mulai dari pakaian hingga barang kebutuhan lainnya.

Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, menyatakan KBRI telah menyampaikan keprihatinan terhadap insiden ini kepada Kementerian Tenaga Kerja Singapura.

" Di hari kerja pertama, KBRI juga akan mengirim nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Singapura, menyatakan keprihatinan bahwa insiden serupa sudah beberapa kali terjadi di Singapura," ujar Iqbal, dikutip dari Straits Times, Senin 17 September 2018.

" Dan akan mendesak investigasi menyeluruh atas kasus-kasus tersebut," kata Iqbal melanjutkan.

1 dari 2 halaman

Pernyataan Kemnaker Singapura

Pada Kamis pekan lalu, Kementerian Tenaga Kerja Singapura menyatakan segera menggelar investigasi atas kasus ini. Pernyataan tersebut disampaikan lewat akun Facebook resmi.

" Kami sedang menyelidiki kasus ini, kami juga telah mengatur agar akun-akun ini dihapus," demikian pernyataan Kemenaker Singapura.

Akun @maid.recruitment memajang sejumlah foto asisten rumah tangga baik asal Indonesia maupun negara lainnya. Beberapa profil bahkan dinyatakan sudah 'terjual'.

 

2 dari 2 halaman

Jawaban Carousell

Juru bicara Carousell menyatakan pemasang iklan telah melanggar syarat dan ketentuan yang menyatakan pemajangan iklan jasa asisten rumah tangga tidak diperbolehkan. Meskipun dibolehkan memasang iklan jasa, pemasangan wajah tenaga kerja tetap dilarang.

" Setiap tampilan yang memajang data pribadi sangat dilarang, itu melanggar pedoman kami," kata juru bicara tersebut.

Carousell menyatakan sejauh ini belum mendeteksi adanya transaksi jual beli jasa asisten rumah tangga tersebut. Platform e-commerce ini juga tidak segan memblokir akun yang bersangkutan jika mendeteksi adanya transaksi itu.

" Dalam hal ini, kami membantu investigasi pihak berwenang," ucap sang jubir. Dia juga mengatakan saat ini akun yang bersangkutan telah diblokir.

Beri Komentar