Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi TKI (Liputan6.com)
Dream - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Singapura mendesak pemerintah setempat segera menggelar investigasi terkait munculnya iklan online yang diduga menawarkan Tenaga Kerja Wanita (TKW) Indonesia sebagai asisten rumah tangga.
Pemerintah memprotes keras iklan tersebut karena dianggap menyamakan para TKW seperti barang dagangan.
Iklan tersebut ditemukan di laman Carousell, diunggah lewat akun @maid.recruitment. Carousell sendiri merupakan laman jual beli online yang menawarkan mulai dari pakaian hingga barang kebutuhan lainnya.
Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, menyatakan KBRI telah menyampaikan keprihatinan terhadap insiden ini kepada Kementerian Tenaga Kerja Singapura.
" Di hari kerja pertama, KBRI juga akan mengirim nota diplomatik kepada Kementerian Luar Negeri Singapura, menyatakan keprihatinan bahwa insiden serupa sudah beberapa kali terjadi di Singapura," ujar Iqbal, dikutip dari Straits Times, Senin 17 September 2018.
" Dan akan mendesak investigasi menyeluruh atas kasus-kasus tersebut," kata Iqbal melanjutkan.
Pada Kamis pekan lalu, Kementerian Tenaga Kerja Singapura menyatakan segera menggelar investigasi atas kasus ini. Pernyataan tersebut disampaikan lewat akun Facebook resmi.
" Kami sedang menyelidiki kasus ini, kami juga telah mengatur agar akun-akun ini dihapus," demikian pernyataan Kemenaker Singapura.
Akun @maid.recruitment memajang sejumlah foto asisten rumah tangga baik asal Indonesia maupun negara lainnya. Beberapa profil bahkan dinyatakan sudah 'terjual'.
Juru bicara Carousell menyatakan pemasang iklan telah melanggar syarat dan ketentuan yang menyatakan pemajangan iklan jasa asisten rumah tangga tidak diperbolehkan. Meskipun dibolehkan memasang iklan jasa, pemasangan wajah tenaga kerja tetap dilarang.
" Setiap tampilan yang memajang data pribadi sangat dilarang, itu melanggar pedoman kami," kata juru bicara tersebut.
Carousell menyatakan sejauh ini belum mendeteksi adanya transaksi jual beli jasa asisten rumah tangga tersebut. Platform e-commerce ini juga tidak segan memblokir akun yang bersangkutan jika mendeteksi adanya transaksi itu.
" Dalam hal ini, kami membantu investigasi pihak berwenang," ucap sang jubir. Dia juga mengatakan saat ini akun yang bersangkutan telah diblokir.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya