Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Penemuan Ikan Raksasa Pemicu Gempa (Sumber:CEN)
Dream - Baru-baru ini seekor ikan raksasa mirip belut laut ditemukan di pantai sebuah resor di Meksiko. Ikan oarfish yang dikenal sebagai 'isyarat' gempa bumi ini memiliki panjang seukuran 13 kaki, sekitar 4 meter.
Ikan 'gempa bumi" ini pertama kali ditemukan oleh insinyur budidaya, Fernando Cavalin, dan temannya, David de Zabedrosky, di Pichilingue Bay Baja, California, pada Minggu 11 Juli 2020.
Dalam video yang dibagikan melalui Twitter, keduanya terlihat berdiri sambil memegang ikan di tepi laut yang dangkal.
Oarfish tersebut tampak bersinar keperakan saat terkena sinar matahari. Cavalin mengatakan kepada media lokal Infobae bahwa oarfish tersebut ditemukan dalam kondisi sudah mati.
" Protein ikan tidak pernah terbuang sia-sia dan ada organisme lain yang bisa memanfaatkannya untuk dikonsumsi," ungkap Cavalin.
Ikan langka tersebut menjadi sebuah legenda rakyat karena kekuatan mereka yang memberi tahu masa depan. Pada tahun 2011, lusinan oarfish banyak dijumpai di Jepang sebelum gempa Fukushima.
Pada 11 Juni 2020, seekor oarfish raksasa juga terlihat di lepas pantai Quintana Roo. Tak berlangsung lama, pada 23 Juni, gempa bumi melanda negara bagian Oaxaca di Meksiko.

Setelah video tersebut beredar luas di media sosial, banyak warganet yang mengaitkannya dengan teori konspirasi.
" Kau harus berpikir tentang 'pertanda' yang dibawa ikan ini, karena hidup dari kedalaman 20 hingga 200 meter, mereka jauh lebih peka terhadap apa yang terjadi di dasar laut."
Yang lain menambahkan: " Ikan ini hanya muncul ke permukaan ketika sesuatu yang sangat buruk akan terjadi, selalu seperti ini."
" Dikatakan bahwa ikan tersebut pergi ketika melihat gempa besar, dan itu adalah nasib buruk bagi mereka yang menemukan mereka"
Meski banyak yang mengaitkan kemunculan ikan oarfish dan gempa bumi, sebagian besar ahli mengatakan tidak ada korelasi antara ikan dan bencana alam.
Ada banyak jenis ikan lainnya yang sering terlihat namun tak terjadi gempa seperti yang selama ini dibicarakan.
Dalam sebuah studi pada 2019, para peneliti di Jepang melakukan analisis terhadap ratusan penampakan ikan sejak awal 1900-an. Mereka pun tak menemukan korelasi antara kemunculan ikan dan bencana alam yang terjadi.
Oarfish merupakan jenis ikan yang memakan plankton. Jenis ikan ini diyakini hidup pada kedalaman 200 hingga 1.000 meter di dalam air dan dapat tumbuh sampai 11 meter (36 kaki).
Sumber Daily Star
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya