Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Toko Kosmetik (nytlive.nytimes.com)
Dream – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 144 jenis kosmetik ilegal saat menggelar razia di Pasar Asemka, Jakarta Barat. Produk-produk kecantikan ilegal itu terdiri dari krim dan lotion pemutih kulit, sabun mandi, perona mata, perona pipi, dan hand body lotion.
“ Terhadap temuan ini akan dilakukan sanksi administrasi dan sanksi pidana sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Kepala BPOM, Penny Lukito, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Selasa 20 September 2016.
Berdasarkan penghitungan sementara, hasil temuan di tujuh gudang tersebut didapat sebanyak 225.000 kosmetik. Nilai kerugian negara dari temuan ini mencapai Rp7 miliar.

“ Untuk itu, perlindungan konsumen terhadap keamanan dan kemanfaatan produk merupakan isu yang cukup penting, karena kosmetik sudah merupakan produk kebutuhan sehari-hari,” ujar dia.
Sejak 2011, BPOM telah menerapkan sistem Notifikasi Kosmetika. Produk yang beredar harus memenuhi persyaratan keamanan, kemanfaatan dan mutu.
Meski begitu, masih ada oknum yang menjalankan bisnis haram ini. Pada 2015 saja, BPOM mencatat telah melakukan empat penindakan distributor kosmetik palsu yang berlokasi di Jakarta Barat dan Jakarta Pusat. Nilai kerugian dari hasil penindakan itu mencapai Rp17 miliar rupiah.
Adapun hingga April 2016, BPOM telah menindak dua distributor kosmetik di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan. Nilai kerugian mencapai lebih dari Rp4 miliar.
Sejak 2014, total nilai kerugian selama kurun waktu tersebut mencapai lebih dari Rp29 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?

4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele


Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya