Banyak Warga Asing jadi Mualaf di Pangandaran

Reporter : Maulana Kautsar
Senin, 11 Februari 2019 06:01
Banyak Warga Asing jadi Mualaf di Pangandaran
Pembinaan mualaf baru dilakukan KUA.

Dream - Gelombang mualaf warga negara asing (WNA) tengah melanda kawasan Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat dalam beberapa tahun terakhir. Di tahun 2018 saja, Kantor Urusan Agama setempat mencata ada empat orang warga asing yang memutuskan memeluk Islam.

Dilaporkan Radar Tasikmalaya, Penyuluh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cijulang, Suryatna mengatakan, ada beberapa alasan yang membuat WNA tersebut menjadi mualaf. Sebagian WNA memilih Islam karena menikah dengan warga Pangandaran.

" Ada yang merasa sudah nyaman tinggal di sini, mereka sangat tertarik dengan kehidupan bermasyarakat di sini," ucap Suryatna, diakses Jumat, 8 Februari 2019.

Meski begitu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pangandaran, Cece Hidayat, menyebut belum ada lembaga pembinaan mualaf wilayah itu. Dia menyebut, pembinaan terhadap mualaf dilakukan KUA.

" Namun pembinaan terhadap mualaf tetap dilakukan oleh KUA," ucap Cece.

Cece mengatakan, pembinaan mualaf center baru ada di beberapa kota.

(Sah, Sumber: Radar Tasikmalaya)

1 dari 3 halaman

Allahu Akbar, Dua Pemuda Jadi Mualaf Dibimbing Ustaz Abdul Somad

Dream - Hidayah datang kepada siapapun yang dikehendaki Allah SWT. Tak ada satupun orang yang bisa menolak hidayah.

Hal ini lah yang terjadi pada dua pemuda di Bandung, Jawa Barat, Daniel dan Alekson Talambanua. Keduanya memutuskan mengucap ikrar kalimat syahadat dibimbing oleh Ustaz Abdul Somad.

Usai mengisi ceramah di Gelora Bandung Lautan Api (GLBA) pada Sabtu pekan lalu, 26 Januari 2019, Ustaz Somad tidak langsung turun panggung. Dia didatangi pemuda bernama Daniel yang diantar Ketua Dewan Kesejahteraan Masjid Lautze, Koko Rahmat.

Daniel pun bersalaman dengan Ustaz Somad. Sejenak kemudian, Ustaz Somad memulai prosesi pembacaan kalimat syahadat.

" Ikuti ucapan ustaz," ujar Ustaz Somad, dikutip dari Ayobandung.com, Senin 28 Januari 2019.

Daniel menirukan ucapan Ustaz Somad. Sebelum mengucap syahadat, Ustaz Somad bertanya apakah Daniel memeluk Islam karena paksaan.

" Tidak," jawab Daniel.

2 dari 3 halaman

Ingatkan Kewajiban Agama

Usai mengucap syahadat, Ustaz Somad mengingatkan Daniel atas kewajiban agama yang melekat padanya. " Maka dengan bersyahadat ini harus mendirikan sholat, puasa, zakat, dan haji," kata dia.

Selain itu, Somad juga berpesan kepada umat Islam untuk selalu memberikan bantuan kepada para mualaf. Dia meminta jemaah yang hadir untuk mencatat alamat mualaf tersebut dan menolongnya sebagai saudara.

Selain Daniel, di pengajian tersebut Ustaz Somad juga membimbing Alekson Talambanua mengucap kalimat syahadat. Pemuda ini sudah bertekad untuk menjadi Muslim.

 

3 dari 3 halaman

Sudah Bertekad Memeluk Islam

Dia bahkan naik sendiri ke panggung tanpa didampingi siapapun. Di hadapan Ustaz Somad, Alekson mengucapkan kalimat syahadat.

" Ini semua saudaramu dalam Laa ilaaha illallah," kata Ustaz Somad.

Lebih lanjut, Somad menyatakan mualafnya Daniel dan Alekson semata karena kuasa Allah. Semua terjadi tanpa pernah direncanakan panitia sebelumnya.

" Daftarkan ke mualaf center, bimbing, ikut pengajian, ajak kalau lalau, ingatkan kalau lupa, jaga (akidah) sampai kematian tiba, karena ini yang akan menolong kita," ucap Somad.

Sumber: Ayobandung.com

Beri Komentar
Lebih Dekat dengan Tiffani Afifa, Dokter Cantik Juara Kpop World Festival