Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Ghibah Dan Adu Domba Adalah Perbuatan Tercela Dengan Siksa Kubur Yang Sangat Pedih (Foto Ilustrasi: Shutterstock.com)
Dream - Ghibah dan adu domba adalah perbuatan yang sangat dilarang dalam Islam. Bahkan kedua perbuatan tersebut memiliki dosa yang sangat besar dari Allah SWT. Oleh karena itu, sebagai umat Islam hendaknya menjauhi ghibah dan adu domba jika tidak ingin mendapatkan siksa yang pedih di akhirat kelak.
Ghibah sendiri biasanya dilakukan seseorang secara tidak sadar. Ghibah juga dikenal dengan istilah bergosip. Yakni membicarakan tentang orang lain, padahal belum diketahui secara pasti kebenarannya.
Sedangkan adu domba dalam Islam dikenal dengan istilah namimah. Yakni menyebarluaskan berita atau informasi yang tidak benar. Tujuannya agar satu orang dengan orang yang lain tidak saling menyukai dan terjadilah konflik atau permusuhan.
Lalu, apa hukuman yang diberikan Allah SWT pada orang yang suka ghibah dan adu domba? Berikut penjelasannya sebagaimana dirangkum Dream melalui berbagai sumber.
Menurut Kamus Bahasa Indonesia (KBBI), gibah adalah membicarakan keburukan (keaiban) orang lain.
Dikutip dari merdeka.com, ghibah berasal dari bahasa Arab, yakni ghaabaa, yaghiibu, dan ghaiban yang berarti ghaib, tidak hadir.
Di dalam Islam Ghibah sangatlah dilarang karena bisa menghadirkan fitnah. Bahkan orang yang melakukan ghibah diibaratkan seperti memakan bangkai saudaranya sendiri. Tak hanya itu saja, ghibah bisa berisiko membuat orang melakukan perbuatan tercela lainnya, seperti iri, dengki, sampai fitnah.
Sedangkan adu domba dalam bahasa Arab adalah Nammami, yakni menyebutkan perkataan seseorang kepada orang lain dengan tujuan merusak hubungan persahabatan keduanya. Adu domba tidak hanya sebatas ucapan saja, melainkan juga berupa tulisan dan isyarat. Dijelaskan pengertian namimah di dalam hadis riwayat Muslim berikut:
“ Dari Abdullah bin Mas’ud, sesungguhnya Muhammad berkata, “ Maukah kuberitahukan kepada kalian apa itu al’adhhu? Itulah namimah, perbuatan menyebarkan berita untuk merusak hubungan di antara sesama manusia.” (H.R. Muslim).
Ghibah dan adu domba sangat dilarang keras oleh Allah SWT. Bahkan hal tersebut dijelaskan oleh Allah SWT melalui Al-Quran.
يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا اجْتَنِبُوْا كَثِيْرًا مِّنَ الظَّنِّۖ اِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ اِثْمٌ وَّلَا تَجَسَّسُوْا وَلَا يَغْتَبْ بَّعْضُكُمْ بَعْضًاۗ اَيُحِبُّ اَحَدُكُمْ اَنْ يَّأْكُلَ لَحْمَ اَخِيْهِ مَيْتًا فَكَرِهْتُمُوْهُۗ وَاتَّقُوا اللّٰهَ ۗاِنَّ اللّٰهَ تَوَّابٌ رَّحِيْمٌ
Artinya: " Wahai orang-orang yang beriman! Jauhilah banyak dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah ada di antara kamu yang menggunjing sebagian yang lain. Apakah ada di antara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang sudah mati? Tentu kamu merasa jijik. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat, Maha Penyayang." (QS. Al-Hujurat: 12)
وَلَا تُطِعْ كُلَّ حَلَّافٍ مَّهِيْنٍۙ
هَمَّازٍ مَّشَّاۤءٍۢ بِنَمِيْمٍۙ
Artinya: " Dan janganlah engkau patuhi setiap orang yang suka bersumpah dan suka menghina, suka mencela, yang kian ke mari menyebarkan fitnah," (QS. Al-Qalam: 10 - 11)
Perlu sahabat Dream ketahui bahwa doa orang yang melakukan ghibah lebih berat daripada dosa perbuatan zina. Hal itu dijelaskan dalam hadis berikut:
" Ghibah itu lebih berat dari zina. Seorang sahabat bertanya, 'Bagaimana bisa?' Rasulullah SAW menjelaskan, 'Seorang laki-laki yang berzina lalu bertobat, maka Allah bisa langsung menerima tobatnya. Namun pelaku ghibah tidak akan diampuni sampai dimaafkan oleh orang yang dighibahnya," (HR At-Thabrani).
Sedangkan orang yang melakukan adu domba atau namimah, maka berikut ini bahaya yang akan diterima:
Itulah penjelasan tentang apa itu ghibah dan adu domba serta larangannya di dalam Al-Quran dan dosa yang didapatkan jika melakukan perbuatan tersebut. Semoga kita semua selalu dihindarkan dari ghibah dan adu domba yang bisa mendatangkan siksa sangat pedih di akhirat kelak.
Advertisement
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia