Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dubes Arab Saudi Untuk Indonesia, Osamah Muhammad Al-Suaibi (baju Putih) (Foto: Twitter)
Dream - Ketua Gerakan Pemuda (GP) Anshor, Yaqut Cholil Qoumas, menunggu pernyataan resmi Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osamah Muhammad al-Shuaibi. Pernyataan itu dia sampaikan pasca respons cepat Kementerian Luar Negeri yang sudah berkomunikasi dengan Osamah.
" Angkat kopyah atas respon cepat @Menlu_RI Namun tetap kita tunggu respon @Os_alshuibi," tulis Yaqut di Twitter, Selasa 4 Desember 2018.
Sebelumnya, Yaqut mendesak Osamah meminta maaf atas cuitannya mengenai Aksi Reuni Alumni 212. Dia juga menghendaki, Arab Saudi menarik pulang Osama karena terlampau jauh mengurusi politik dalam negeri Indonesia.
" Mas @Os_alshuibi hati2 kalau bersikap yaa. Ini negeri beradab. Anda offside terlalu jauh. Urusan negeri kami, sampean nggak perlu lah ikut-ikut. Apalagi ber-statemen dengan kebencian semacam itu. Sekarang, kami tunggu permintaan maafmu. Oke yaa?" kata dia.
Mas @Os_alshuibi hati2 kalau bersikap yaa. Ini negeri beradab. Anda offside terlalu jauh. Urusan negeri kami, sampean nggak perlu lah ikut2. Apalagi berstatemen dgn kebencian semacam itu. Sekarang, kami tunggu permintaan maafmu. Oke yaa? pic.twitter.com/txw6tc6it2
— yaqut cholil qoumas (@GPAnsor_Satu)December 3, 2018
Protes atas cuitan Osamah semakin bergaung di Twitter. Para pengguna Twitter saat ini menggunakan tagar #pulangkanOsamahSuaibi. Tagar tersebut beradu dengan tagar #kamibersamaOsamahalShuibi.
Osamah dalam cuitan terakhirnya tampak sedang di Arab Saudi. Kedubes Arab Saudi untuk Indonesia juga belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai cuitan Osamah yang menyebut 'jamaah almunharifah', atau organisasi yang sesat dalam kasus pembakaran bendera berlafaz Tauhid di Garut beberapa waktu lali.
Dream - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memprotes cuitan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Osamah Muhammad Al-Suaib. PBNU menyebut, Osamah telah menyebarkan informasi keliru dan menyesatkan melalui akun Twitter pribadinya, @Os_alshuibi.
Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siroj, menyebut, Osamah telah menyebar fitnah mengenai pelaku pembakaran bendera dengan sebutan jamaah almunharifah, atau organisasi yang sesat atau menyimpang. Padahal, oknum pembakar bendera telah menerima sanksi.
" Bahkan kami keluarga besar NU menyesalkan kejadian tersebut," ujar Said, dalam keterangan tertulisnya, Senin 3 Desember 2018.
Said mengatakan, PBNU mendesak pemerintah RI untuk menyampaikan nota ke pemerintah Arab Saudi. Dia meminta Osamah ditarik ke Saudi karena tindakannya yang gegabah dan mencampuri urusan politik dalam negeri Indonesia.
" Dalam pandangan kami Osamah telah melakukan pelanggaran keras diplomatik yakni mencampuri urusan politik suatu negara di luar kewenangannya. Hal ini jelas mengganggu hubungan diplomatik RI-Saudi Arabia," kata dia.
Sekjen PBNU, Helmi Faisal Zaini, mengatakan, telah menghubungi Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi. " Pihak Menlu sudah memanggil langsung Osamah," ujar Helmy, dikutip dari NU Online.

Dalam cuitan yang sudah dihapus itu, Osamah menyebut aksi Reuni Alumni 212 sebagai bentuk protes terhadap pembakaran bendera tauhid yang dilakukan oleh salah satu ormas menyimpang, sekitar sebulan yang lalu.
Osamah juga menyebut acara itu dihadiri Gubernur DKI, Anies Baswedan, capres nomor urut 02, Prabowo Subianto, dan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. " Peserta acara ini meluber sekitar Monas," tulis Osamah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya