Tragis, Nasib Pemilik `Charger` KW Saat Isi Baterai Ponsel

Reporter : Maulana Kautsar
Jumat, 8 Februari 2019 10:01
Tragis, Nasib Pemilik `Charger` KW Saat Isi Baterai Ponsel
Headset ditemukan di jasadnya.

Dream - Seorang pemuda 24 tahun ditemukan tewas dengan kondisi telinga masih terpasangn headset di kamar kosannya di Chonburi, Thailand. Pemuda bernama Kritsada Supol itu diduga tewas karena tersetrum pengisi daya palsu yang digunakannya.

Listrik yang korsleting itu diduga menjalar ke headset yang dia gunakan. Sebab, saat ditemukan, kuping Supol terlihat terbakar.

Dilaporkan World of Buzz, Kepolisian Thailand diduga Supol tewas karena ledakan pengisi daya murahan itu.

" Orang-orang akan menghadapi bahaya ketika menggunakan pengisi daya murah, yang biasanya dibuat oleh perusahaan yang tak bersertifikat," kata Kepolisian Thailand.

 Tewas tersetrum ponsel

Untuk memastikan dugaan itu, polisi akan mengautopsi tubuh Supol. Kasus semacam ini juga pernah terjadi di China pada 2015.

1 dari 2 halaman

Innalillahi, Bayi Tewas Tersengat Listrik HP yang Di-charge

Dream - Malang benar nasib pasangan orangtua dari Aktau, Kazakhstan. Mereka terpaksa menanggung duka setelah menyebabkan kematian anak perempuan. Peristiwa itu terjadi lantaran kelalaian mereka.

Menurut beberapa laporan, seorang bayi perempuan meninggal setelah tersengat listrik gara-gara bermain gawai yang sedang diisi dayanya.

Foto bekas sengatan listrik di bagian bawah lengan bayi itu tersebar di media sosial setelah diunggah oleh seorang perawat di sebuah rumah sakit di kota tersebut.

Menurut laman Malaysia News Hubb, Foto itu sengaja diunggah sebagai peringatan terhadap bahaya mengisi daya telepon dekat anak-anak kecil.

" Jangan tinggalkan bayi Anda dekat alat pengisi daya smartphone tanpa pengawasan," bunyi pesan itu.

Laporan itu menambahkan, kecelakaan nahas itu terjadi ketika ibu korban, yang enggan diungkap identitasnya, sedang tidur di samping anaknya. Dia tentu tak sadar, ketika sang balita bermain kabel pengisi daya yang sudah rusak.

Ketika terjaga dari tidur. ibu tadi mendapati anaknya hanya diam dan tidak bersuara.

Dia membalutnya dengan selimut sebelum bergegas membawa bayi itu ke rumah sakit. 
Sayangnya, bayi itu tidak dapat diselamatkan setelah dokter memastikan dia meninggal karena tersengat listrik. Dokter membuat vonis tersebut berdasarkan bekas terbakar pada lengan dan tangannya.

Belum diketahui apakah polisi menahan orangtua bayi tersebut atau tidak karena kelalaiannya sehingga menyebabkan kematian anak mereka.

2 dari 2 halaman

Dengar Musik Sambil `Nge-Charge` Ponsel, Pria di Bali Tewas

‎Dream - Malang nasib Sony Prasetya. Pria 31 tahun ini meregang nyawa lantaran mendengarkan musik dengan headset sambil men-charge telepon seluler miliknya. Saat ditemukan kondisi tubuhnya membiru khusus pada bagian dada.

Sony ditemukan tewas di kamar mess UD Surya Karoseri tempatnya bekerja di Jalan Cokroaminoto Nomor 247 Ubung, Denpasar.

Kapolsek Denpasar Barat, Komisaris Polisi Wisnu Wardana menjelaskan, dugaan sementara korban tewas lantaran arus pendek dari kabel Ponsel yang terpasang saat ia tengah tertidur lelap.

‎Berdasarkan pemeriksaan luar, korban diduga kuat meninggal akibat tersengat listrik dari headset yang dipakai korban, mengingat handphone dalam kondisi di-charge. ‎" Untuk lebih memastikan penyebab kematiannya maka rencananya dilakukan autopsi di Rumah Sakit Sanglah. Kita masih menunggu persetujuan untuk itu," ucap dia.

Menurut Wisnu, tak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Kali pertama ditemukan, korban sudah tak bernyawa oleh rekannya sendiri bernama Yoyok.

" Yoyok ini masuk ke kamar korban hendak membangunkan. Saat dipegang, tubuh korban sudah kaku dan dingin. Kabel headset masih terpasang di telinga korban. Kabel charger juga masih tersambung ke kabel listrik," kata Wisnu, Selasa 9 Agustus 2016.

Sementara itu, Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah Denpasar, dr Dudut Rustyadi menyebutkan jika luka yang dialami di tubuh korban mirip dengan ciri-ciri luka bekas tersengat listrik.

HP yang masih tersambung ke kabel listrik, Dudut melanjutkan, menyebabkan irama jantung korban terganggu. ‎Apalagi, Dudut melanjutkan, pada diri korban juga ditemukan tanda-tanda mati lemas.

Menurutnya, hal itu terjadi sebab arus listrik yang mengalir ke handphone tersebut menimbulkan energi panas, sehingga saat diletakkan di dada bisa mengakibatkan gangguan pada irama jantung.‎ (Laporan: Berry Putra, Bali)

Beri Komentar
Alasan Nada Zaqiyyah Terjun Sebagai Desainer Fashion Muslim