Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tumpukan Sampah Di Gunung Gede/ Foto: Instagram @bbtn_gn_gedepangrango
DREAM.CO.ID - Gunung Gede Pangrango, di Jawa Barat, termasuk gunung favorit para pendaki, terutama yang masih pemula. Jalur pendakiannya terawat, aksesnya mudah dari Jakarta, Bogor dan Bandung, serta ketinggiannya tak terlalu ekstrem.
Hal itulah yang membuat gunung dengan pemandangan cantik ini dikunjungi banyak sekali pendaki dan wisatawan setiap harinya. Dampaknya yang langsung terlihat adalah sampah.
Beberapa pendaki yang di media sosial, mendokumentasikan kondisi Gunung Gede yang penuh sampah di banyak area. Tentu saja membuat gunung ini jadi tampak kotor dan kehilangan pesonanya.

Mereka yang tidak bertanggung jawab, mendaki Gunung Gede tapi membuang sampah seenaknya dan tak membawanya kembali turun. Hal tersebut akhirnya membuat Gunung Gede jadi sangat penuh sampah dan kondisinya sangat memprihatinkan.

Terkait kondisi sampah yang sangat banyak, pengelola Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango akhirnya memutuskan mulai hari ini, Senin 13 Oktober untuk menutup pendakian sampai batas waktu yang tak ditentukan. Pengumuman tersebut diunggah di Instagram resmi @bbtn_gn_gedepangrango.
" Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) resmi mengumumkan penutupan sementara kegiatan pendakian melalui Siaran Pers Nomor PG.06/T.2/TU/B/10/2025, berlaku mulai 13 Oktober 2025 hingga pemberitahuan lebih lanjut," tulis pengumuman tersebut.
Dari unggahan juga disampaikan kalau penutupan dilakukan sebagai langkah strategi untuk menyelesaikan masalah sampah di gunung tersebut yang memang sangat mengkhawatirkan. TIM BBTNGGP juga akan memperbaiki tata kelola sistem pendakian untuk menerapkan sistem Zero Waste pendakian di Gunung Gede.

" Selama periode penutupan, dilakukan aksi bersih sampah, evaluasi tata kelola dan revitalisasi sistem pendakian agar kegiatan pendakian ke depan lebih tertib, bersih dan berkelanjutan," ungkap tim Balai Besar Gunung Gede Pangrango.
View this post on Instagram
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya