Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Wang Zhengyang (Daily Mail)
Dream - Wang Zhengyang. Dialah bocah yang tengah menjadi buah bibir di China. Bocah berusia 13 tahun ini menjadi sorotan masyarakat karena kelihaiannya membobol sistem keamanan komputer. Sehingga dia dijuluki 'hacker ajaib' China.
Sebagaimana dikutip Dream dari laman Shanghaiist, Kamis 9 Oktober 2014, karena kemahirannya, Zhengyang telah menjadi pembicara pada the 2014 Chinese Internet Security Conference di Beijing. Dia juga sudah melakukan kerja sama dengan Tsinghua University.
Namun, di tengah reputasi yang menanjak, tudingan miring tertuju pada bocah ini. Zhengyang dituduh telah menggunakan kemahirannya untuk melakukan kejahatan. Dia dituduh telah membobol sistim komputer sekolahnya untuk mencuri kunci jawaban pekerjaan rumah. Selain itu, dia juga dituding membobol sistim komputer milik toko penjual mainan.
Tapi semua dibantah oleh Zhengyang. Dia mengatakan upaya pembobolan itu bukan untuk kejahatan. " Anda pertama kali harus menyerang website untuk menemukan kelemahannya," kata Zhengyang sambil menjelaskan bahwa dia membobol sistim komputer sekolahnya bukan untuk mendapatkan kunci jawaban atas PR di kelasnya, melainkan untuk siswa SMA yang satu sekolah dengannya.
Dia juga menolak telah berniat jahat dengan membobol situs milik toko online penjual mainan dan mengubah harga dari 2.500 yuan menjadi 1 yuan. Dia mengaku hanya memberi tahu toko online itu akan kelemahan sistim pada website mereka. Zhengyang mengaku tak melakukan pembelian saat membobol website itu.
Pada bulan April lalu, Zhengyang memperingatkan sebuah perusahaan perangkat lunak yang berbasis di Beijing, Qihoo 360, tentang kerusakan sistim yang dapat mempengaruhi lebih dari 100 institusi pendidikan di negara Tirai Bambu ini.
" Saya pikir orang-orang pembobolan sistim sepanjang hari untuk keuntungan yang tidak bermoral," kata Zhengyang.
" Sangat menarik untuk mencari risiko keamanan situs web dan saya sangat gembira ketika saya menemukan satu. Tapi saya tidak akan menggunakan bakat saya untuk sesuatu yang ilegal," tambah dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya